Polisi Buru Anggota Geng Motor Perampok Warung Pecel Lele

CNN Indonesia | Jumat, 15/02/2019 12:35 WIB
Wakapolsek Pasar Minggu Iptu Nurma Dewi mengaku telah mengantongi identitas anggota geng motor yang beraksi di warung pecel lele di Pejaten, Pasar Minggu. Ilustrasi warung pecel lele. (CNN Indonesia/M. Andika Putra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polsek Pasar Minggu mengaku telah mengantongi anggota identitas geng motor yang melakukan aksi perampokan di sebuah warung pecel lele di kawasan Pejaten, Pasar Minggu.

"Pelaku sudah ketahuan," kata Wakapolsek Pasar Minggu Inspektur Satu Nurma Dewi saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (15/2).

Meski telah mengantongi identitas, namun polisi masih belum menangkap para anggota geng motor tersebut. Menurut Nurma, sampai saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

Nurma mengatakan identitas anggota geng motor tersebut berhasil diperoleh dari rekaman CCTV yang terletak tak jauh dari lokasi kejadian.


Polisi juga telah melakukan olah TKP serta memeriksa empat orang saksi untuk dimintai keterangan.

"Lalu dari saksi-saksi yang sudah kita periksa juga, saat ini, tim dibantu Polres Jaksel dan Polda Metro tengah melakukan pengejaran pada pelaku," tuturnya.

Sementara itu, dikatakan Nurma, saat ini pihaknya juga terus melakukan patroli secara rutin, khususnya di jam-jam sepi dan lokasi rawan kejahatan. Hal itu dilakukan untuk mencegah kembali terulangnya aksi kejahatan oleh geng motor.

Kata Nurma, ke depannya pihak kepolisian juga akan melakukan pemetaan di daerah-daerah yang dinilai rawan di wilayah Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

"Kita lakukan pemetaan wilayah rawan atau yang berpotensi terjadi kriminalitas dan jam-jam rawannya seperti apa," ujar Nurma.

Pada Selasa (12/2) sekitar pukul 03.15 WIB sekelompok geng motor melakukan aksi perampokan di sebuah warung pecel lele di kawasan Pejanten, Jakarta Selatan.

Kapolsek Pasar Minggu Komisaris Prayitno mengatakan dari keterangan awal yang diperoleh geng motor tersebut melakukan aksinya saat pemilik warung hendak menutup warungnya.

"Pada saat korban mau tutup warung ada pengendara motor yang bertanya 'bang masih ada nasinya', dijawab 'masih', kemudian enggak lama datang temannya mengacungkan sajam [senjata tajam]," tutur Prayitno kepada CNNIndonesia.com, Rabu (13/2).

Dari aksi tersebut, geng motor berhasil membawa kabur sebuah notebook yang ditinggalkan oleh pemiliknya saat kabur. (dis/dea)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK