Fadli Zon Sebut Jokowi Pakai Jurus Mabuk Luncurkan Kartu Baru

CNN Indonesia | Selasa, 26/02/2019 14:53 WIB
Fadli Zon Sebut Jokowi Pakai Jurus Mabuk Luncurkan Kartu Baru Anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi, Fadli Zon menilai program Jokowi yang diterapkan dalam kartu selalu gagal. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Fadli Zon menilai Presiden Joko Widodo sedang menerapkan jurus mabuk terkait janji program baru dalam bentuk tiga kartu, yaitu Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Sembako Murah, dan Kartu Prakerja jelang Pilpres 2019.

"Jadi ini menurut saya adalah jurus mabuk gitu ya," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (26/2).

Fadli mengatakan jurus Jokowi mengeluarkan tiga kartu itu jelang pilpres bukanlah tanpa alasan. Sebab, kata dia, Jokowi mengeluarkan kartu itu karena posisi elektabilitas mantan Wali Kota Solo itu mangkrak dalam beberapa survei terakhir.


"Jurus mabuk karena elektabilitasnya sudah mangkrak sehingga muncul lagi jurus-jurus ini," kata Fadli.


Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menyebut ketiga kartu yang diluncurkan itu merupakan jurus lama yang kembali dipakai Jokowi ketika pilpres berlangsung.

Wakil Ketua DPR itu juga menilai program-program Jokowi yang diejawantahkan dalam kartu-kartu, seperti Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar banyak yang gagal.

"Ya ini kan kartu-kartu kek begini bukan jurus baru ya. Jurus lama. yang lama aja banyak gagalnya kok, ngapain janji-janji lagi baru," kata dia.

Selain itu, Fadli turut menyinggung rencana Jokowi yang ingin mencairkan lebih awal THR serta gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara sebelum pilpres merupakan bentuk kepanikan.

Jokowi umbar janji keluarkan kartu jenis baru jelang pilpres 2019. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Berdasarkan surat yang diterima oleh CNNIndonesia.com disebutkan bahwa Peraturan Pemerintah tentang pemberian THR dan Gaji ke-13 ASN bakal terbit sebelum penyelenggaraan pemilihan presiden (pilpres) pada 17 April 2019 mendatang.

Ia menilai Jokowi telah menggunakan segala macam cara melalui kekuasaan yang dimilikinya untuk memenangkan Pilpres 2019.

"Udahlah jangan menghina akal sehat kita bahwa ini adalah cara-cara politik untuk memenangkan pilpres dengan menggunakan segala macam resources yang ada," kata dia.


Sebelumnya, Jokowi berjanji membuat tiga program baru yang akan dijalankan pemerintahannya ke depan bila menang dalam Pilpres 2019. Ketiga program tersebut yakni KIP Kuliah, Kartu Sembako Murah, dan Kartu Prakerja.

Jokowi menjelaskan program Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang dirasa belum cukup.

"Program PKH dan beras sejahtera, akan saya perkuat dengan program kartu sembako. Nanti akan ada kartu sembako murah," ujar Jokowi saat pidato kebangsaan di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Minggu (24/2) malam.

(rzr/DAL)