Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolang Mongondow mengatakan hingga pukul 14.30 WIB, korban yang berhasil dievakuasi sebanyak 18 orang. Namun dari 18 korban, empat orang dinyatakan meninggal dunia.
"Sudah berhasil evakuasi 18 orang. 14 selamat, 4 orang meninggal dunia," kata Kepala Seksi Tanggap Darurat BPBD Kabupaten Bolang Mongondow, Abdul Muin Paputungan kepada CNNIndonesia.com, Rabu (27/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abdul memastikan waktu proses evakuasi hari ini akan melihat kondisi di lapangan. Jika memungkinkan, evakuasi akan dilangsungkan sampai malam hari.
"Ada akses jalan untuk alat berat tapi posisi areal longsoran itu berada pada dinding tebing yang sangat curam. Jadi itu yang tidak bisa menggunakan alat berat karena kondisi tersebut bisa membahayakan korban yang kami perkirakan masih banyak yang selamat," kata Abdul.
Lebih lanjut Muin mengatakan longsor disebabkan tanah yang labil. Kelabilan tanah di sana itu dikarenakan banyaknya lubang galian tambang.
"Kondisi tanah yang labil karena sudah terlalu banyak akses lubang sehingga menimbulkan keretakan dan terjadi longsoran," ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Pusat Data dan Informasi Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho menyebut sebanyak 60 orang diperkirakan masih terjebak di lubang tambang yang longsor.
[Gambas:Video CNN] (dal/dal)