Korban terakhir berdasarkan data hingga pukul 18.00 WIB, kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, adalah Teddy Mokodompit. Padahal, katanya, warga Kotamobagu ini sempat diselamatkan dari timbunan longsor dengan cara diamputasi kakinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, lanjut Sutopo, Tim SAR gabungan sedang melakukan rapat koordinasi yang dipimpin oleh Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas untuk mengambil langkah-langkah yang akan ditempuh dalam operasi SAR lanjutan keesokan hari.
"Ada kemungkinan untuk menggunakan alat berat tetapi masih dikoordinasikan juga dengan pihak keluarga. Mengingat sudah memasuki hari ketiga dan diduga banyak korban meninggal dunia yang belum dievakuasi akan berdampak pada kesehatan Tim SAR Gabungan apabila masih menggunakan cara manual," tutur dia.
"Kondisi medan memang cukup berat karena di lereng dengan kemiringan cukup terjal," ia melanjutkan.
Proses evakuasi itu sendiri melibatkan lebih dari 200 personil tim SAR gabungan dari Basarnas Manado, Basarnas Gorontalo, Pos AL Bolaang Mongondow, BPBD, Polres Kotamobagu, Kodim 1303 Bolmong, PMI, Kompi Brimob, Satpol PP, Yon Armed Bogani, relawan dan masyarakat.
[Gambas:Video CNN] (arh/gil)