Dua Hari Sebelum Pulang, Sunarti Sudah Bisa Duduk Tegak

CNN Indonesia | Senin, 04/03/2019 22:35 WIB
Dua Hari Sebelum Pulang, Sunarti Sudah Bisa Duduk Tegak Sunarti (39), wanita asal Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang yang mengalami obesitas. (Foto: CNN Indonesia/Huyogo Simbolon)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penderita obesitas asal Karawang, Jawa Barat, Sunarti, yang memiliki bobot 148 kilogram, mengembuskan nafas terakhir di rumahnya pada Sabtu (2/3). Sehari sebelumnya, dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menyatakan Sunarti dalam keadaan baik.

Sunarti dirawat sejak 1 Februari 2019 dengan rujukan dari Rumah Sakit Karawang. Untuk penanganan obesitas Sunarti, RSHS membentuk tim khusus.

Pada Senin (18/2), Sunarti menjalani bedah lambung atau bariatrik surgery berupa tindakan pengecilan lambung. Tindakan operasi berjalan dengan baik dan selama pasca operasi pasien dalam kondisi yang baik.


Dokter penanganan pasien Sunarti, Elvira Ritonga, membeberkan pasca operasi pasien berusia 40 tahun itu awalnya dirawat di ICU. Tiga hari setelah operasi, Sunarti dipindahkan ke ruang rawat biasa.



"Selama perawatan di ruang rawat biasa sampai dengan pulang sebetulnya ada progressnya. Terlihat dari rasa nyerinya berkurang, makan juga sesuai target yang kita tetapkan lalu juga dari mobilisasi pasien sudah bisa miring kanan kiri, walaupun dengan bantuan tapi sudah bisa duduk pada dua hari terakhir pasien sebelum dipulangkan," ujar Elvira, Senin (4/3).

Selanjutnya, kata Elvira, pasien diperbolehkan pulang untuk melakukan rawat jalan.

"Dengan pertimbangan pasien sudah baik kondisinya, stabil, keluarga juga dirasa sudah cukup mengerti tentang apa yang harus dilakukan di rumah. Jadi pasien kami pulangkan tanggal 1 Maret kemarin," katanya.



Sunarti kemudian pulang diantar dengan ambulans ke rumah. Keluarga juga turut mendampingi Sunarti. Ia kemudian tutup usia di rumahnya, pada Sabtu (2/3).

Sebelum Sunarti pulang ke rumah, Elvira sempat berbincang dengan pasien dengan keluarga. Menurut Elvira, pasien tidak mengeluhkan rasa sakit apapun.

Elvira pun berkata, keluarga pasien sudah cukup paham mengenai apa yang harus dilakukan di rumah.

Ia menginformasikan terlebih dahulu terkait hal-hal penting yang mesti dilakukan, seperti asupan makanan yang harus diberikan, membantu gerak pasien dan antisipasi jika mengalami keluhan seperti sesak nafas dan nyeri dada.



Setelah Sunarti dikabarkan meninggal, dokter berusaha menanyakan kepada suami perihal kondisi Sunarti sebelum tutup usia.

"Saya tanyakan apa yang terjadi, ada keluhan sejak keluar rumah sakit atau tidak, sampai tengah malam terjadinya sesak nafas. Menurut suaminya tidak ada keluhan apa-apa," ujar Elvira.

[Gambas:Video CNN] (hyg/agr)