IPW Sebut Teman Wanita Andi Arief Cepu Polisi

CNN Indonesia | Rabu, 06/03/2019 16:13 WIB
IPW Sebut Teman Wanita Andi Arief Cepu Polisi Politikus Partai Demokrat Andi Arief disebut bersama dengan wanita berinisial L saat ditangkap dalam kasus narkoba. (Detikcom/Usman Hadi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta Pane mengatakan sosok wanita yang yang diduga bersama politikus Partai Demokrat Andi Arief saat diringkus pada Minggu (3/3) malam adalah cepu atau informan pihak kepolisian.

Menurut dia, hal tersebut dapat dilihat dari foto-foto yang beredar, di mana wanita tersebut terlihat santai saat polisi melakukan penggerebekan.

Ia juga menyampaikan dugaan sosok tersebut merupakan cepu diperkuat dengan kecepatan polisi dalam mengamankan dan menghilangkan jejak wanita itu.


"Informasi yang kami dapat valid bahwa itu cepu. Perempuan itu begitu santai, lalu dia begitu cepat diamankan dan dihilangkan jejaknya," kata Neta kepada CNNIndonesia.com, Rabu (6/3).

Dia menerangkan penggunaan cepu oleh polisi dalam pengungkapan sebuah kasus kejahatan merupakan hal yang sah dan wajar.

IPW Sebut Teman Wanita Andi Arief 'Cepu' PolisiFoto: CNN Indonesia/Fajrian
Sosok cepu, lanjut dia, biasanya menjadi pihak yang diamankan pertama kali oleh polisi saat melakukan penangkapan agar tidak ikut terseret ke ranah hukum.

"Memang diperlukan karena cepu itu informan untuk bongkar kejahatan," ucapnya.

Neta pun berkata, polisi memiliki dua cara dalam mengirimkan 'cepu' ke pelaku kejahatan.

Pertama, mengirimkan 'cepu' binaan untuk melakukan pendekatan. Kata dia, cara ini biasanya membutuhkan proses yang lama karena harus berkenalan lebih dahulu.

Sementara yang kedua, merekrut orang yang ada di sekitar pelaku tindak kejahatan untuk dibina lebih dahulu.

Namun begitu, Neta mengaku tidak mengetahui asal usul cepu yang dikirimkan untuk mengintai pergerakan Andi Arief hingga akhirnya tertangkap pada Minggu (2/3) silam.

IPW Sebut Teman Wanita Andi Arief 'Cepu' PolisiKomentar terhadap kasus Andi Arief dari rekan sesama eks aktivis 98, Budiman Sudjatmiko. (Detikcom Photo/Tsarina)
"Saya belum dapat info kedekatan tapi biasanya proses cepu itu proses yang lama," ucap dia.

Dekat Jenderal Bintang Tiga

Lebih dari itu, Neta mengungkapkan bahwa Andi Arief dekat dengan seorang jenderal bintang tiga di institusi Polri.

Namun, menurut dia, sosok jenderal bintang tiga itu tidak mengetahui bahwa jajaran polisi telah mengirimkan cepu untuk mengintai gerak gerik Andi Arief selama ini.

"[Jenderal bintang tiga] sebelumnya enggak tahu [pengiriman cepu itu], karena sebenarnya ini [gerakan jajaran] di bawah," katanya.

Namun, pihak kepolisian mempertanyakan sumber informasi Neta Pane tersebut. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menyatakan wanita berinisial R alias L tersebut merupakan teman Andi.

"Dia [Neta Pane] dari mana sumbernya? Itu adalah temannya AA [Andi Arief]," ucap Dedi saat dikonfirmasi.

Dedi tak mau menjelaskan lebih jauh tentang wanita tersebut. Menurut dia, Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Mohammad Iqbal telah menjelaskan latar belakang wanita berinisial L itu saat konferensi pers di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Timur.

Andi Arief ditangkap bersama seorang wanita di sebuah kamar di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat pada Minggu (2/3). Penangkapan dilakukan terkait dugaan keterlibatan Andi Arief dalam kasus penyalahgunaan narkotik jenis sabu.

[Gambas:Video CNN] (mts/arh)