Lima Orang Terjaring OTT KPK, Ada Pejabat Kemenag dan DPR

CNN Indonesia | Jumat, 15/03/2019 15:29 WIB
Lima Orang Terjaring OTT KPK, Ada Pejabat Kemenag dan DPR KPK menyatakan lima orang yang ditangkap di Jawa Timur meliputi unsur anggota DPR, swasta, dan pejabat Kemenag. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan lima orang dalam operasi Tangkap Tangan atau OTT KPK di wilayah Jawa Timur, Jumat (15/3). Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan kelima orang itu terdiri dari unsur Anggota DPR RI, swasta, pejabat Kementerian Agama.

Dari lima orang itu diduga salah satunya adalah Ketua Umun Partai Pesatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Romi. Kabar Romi ditangkap KPK masih belum diungkap secara resmi oleh lembaga antikorupsi tersebut.

"Lima orang tersebut ada dari unsur penyelenggara negara dari DPR RI anggota DPR RI, kemudian ada unsur swasta, dan dari unsur pejabat di Kementerian Agama pejabat di daerah ya di Kementerian Agama," kata Febri di Gedung KCLC, Jakarta, Jumat (15/3).


Febri mengatakan dalam penindakan kali ini KPK mengamankan sejumlah uang dalam bentuk rupiah. Hanya saja Febri enggan membeberkan jumlahnya.

"Ada uang yang kami amankan juga karena itu ada diduga adalah bagian dari transaksi yang diindikasikan melibatkan penyelenggara negara tersebut," katanya.

Febri mengatakan transaksi tersebut diduga terkait dengan jual beli jabatan di Kementerian Agama.

"Transaksi ini dari identifikasi yang sudah kami lakukan diduga terkait dengan pengisian jabatan di Kementerian Agama baik di pusat ataupun di daerah. Tentu kami perlu mendalami lebih lanjut informasi-informasi tersebut dan KPK belum bisa menyebutkan Siapa saja orang-orang yang diamankan," kata dia.

KPK sebelumnya dikabarkan menangkap Ketum PPP Romi dalam operasi tangkap tangan. Sumber CNNIndonesia.com di lembaga penegak hukum membenarkan penangkapan itu.

"Dari sumber A1. Kejadiannya jam 09.00 WIB di Kanwil Kementerian Agama Sidoarjo. Yang ditangkap Romi," kata sumber tersebut ketika dihubungi lewat telepon pada Jumat.
(sah/gil)