Jokowi mengaku rencana kedatangannya ke Sibolga sempat dilarang oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Sebab, belum lama terjadi ledakan bom dan penangkapan terduga terorisme di daerah itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Jokowi juga sempat berkunjung ke Afghanistan pada Januari 2018 meski sejumlah pihak menyarankan sebaliknya akibat situasi keamanan negara di Asia Tengah itu yang tak kunjung kondusif.
Aparat kepolisian melakukan pengamanan terhadap bom di Sibolga, Sumut, belum lama ini. (Detikcom/Abdi Somat) |
"Saya betul-betul kaget, karena tidak pernah dalam sejarahnya di Sibolga ini ada kejadian seperti itu. Biasanya kan sering terjadi di Jawa, tetapi kenyataan di Sibolga juga sudah terjadi. Artinya, ini harus kita waspadai dan berhati-hati," ujar Jokowi.
Terpisah, capres Prabowo Subianto mendapat gelar kebangsawanan dari Istana Kadriah Kesultanan Pontianak, Kalimantan Barat. Ia pun mendapat gelar Datok Sri Setia Negara.
"Penghargaan ini sangat luar biasa dan sebuah kehormatan bagi saya. Saya akan menjaga gelar tersebut. Terima kasih kepada Kesultanan Kadriah Pontianak. Terima kasih juga kepada Kesultanan Sanggau yang juga memberikan gelar kebangsawanan pada waktu bersamaan hari ini," ujar Prabowo, di Pontianak, Minggu (17/3).
Pada kesempatan itu, hadir pihak Kesultanan Pontianak, raja-raja di Kalbar, masyarakat, relawan, pendukung, dan partai koalisi pendukung.
Istana Kesultanan Pontianak, Keraton Kadariah, yang dibangun 1771 M. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
"Semoga melalui kedatangan ke Istana Kadriah Pontianak ini bertemu dengan berbagai pihak bisa mengantarkan beliau ke Istana negara. Kita siap mendukung," kata dia.
Prabowo pun menyambut permintaan tersebut. Tak hanya itu, ia berjanji akan memperbaiki istana kerajaan-kerajaan yang ada di Indonesia.
[Gambas:Video CNN] (tst/arh)
Aparat kepolisian melakukan pengamanan terhadap bom di Sibolga, Sumut, belum lama ini. (
Istana Kesultanan Pontianak, Keraton Kadariah, yang dibangun 1771 M. (