Golkar Tunjuk Rizal Mallarangeng Ganti Hajriyanto Jadi Korbid

CNN Indonesia | Selasa, 19/03/2019 20:31 WIB
Keputusan penunjukkan Rizal Mallarangeng mengisi jabatan Korbid Galsus Golkar dilakukan karena penjabat sebelumnya Hajriyanto Thohari menjadi dubes di Libanon. Rizal Mallarangeng ditunjuk jadi Korbid Galsus DPP Golkar menggantikan Harjianto Thohari yang menjadi Dubes di LIbanon. (CNN Indonesia/Jonathan Patrick)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartanto mengangkat Plt Ketua Umum DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Rizal Mallarangeng, untuk menempati posisi sebagai Koordinator Bidang Penggalangan Khusus (Korbid Galsus) DPP Partai Golkar menggantikan Hajriyanto Thohari.

Keputusan resmi itu dibacakan Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (19/3).

"Pengangkatan saudara Rizal Mallarangeng untuk mengisi jabatan lowong dalam DPP Golkar, yaitu Koordinator Bidang Penggalangan Khusus," kata Ace.



Ace menyatakan posisi Korbid Galsus Golkar saat ini sedang kosong karena ditinggalkan koordinator sebelumnya, Hajriyanto Thohari. Hajriyanto kini telah ditugaskan pemerintah RI untuk bertugas sebagai Duta Besar RI di Libanon.

Ia menyatakan pergantian posisi dalam kepengurusan DPP Golkar tersebut merupakan hal yang wajar dalam organisasi.

"Keputusan pergantian tersebut turut berlaku sejak hari ini," kata dia.

Lebih lanjut, Ace menyatakan Rizal tetap menjabat Plt Ketua Umum Golkar DPD DKI Jakarta meski telah mengisi posisi di DPP Golkar.

Ace menyatakan posisi Rizal sebagai Ketua Umum Golkar DPD DKI Jakarta belum diganti. Sebab, Golkar masih berfokus untuk memenangkan pemilihan legislatif dan Pemilu Presiden 2019.

"Jadi enggak mungkin ada pergantian karena kami fokus pileg dan pilpres yang tinggal 28 hari lagi. Oleh karena itu Pak RM jadi ketua Korbid juga jadi plt DPD Golkar DKI," kata dia.

Selain itu, Ace menyatakan posisi Hajriyanto sebagai Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin belum diganti meski sedang menjabat sebagai duta besar.

Ia menyatakan Hajriyanto bisa menggalang para pemilih WNI di luar negeri untuk memberikan kemenangan bagi Jokowi-Ma'ruf di pilpres.

"Posisi beliau sebagai dubes tentu juga bisa sebagai TKN, karena kita tahu di luar negeri banyak pemilih WNI," kata Ace.

(rzr/kid)