Selalu Diprediksi Tak Lolos PT di Pileg, PAN Tak Khawatir

CNN Indonesia | Jumat, 22/03/2019 16:10 WIB
Selalu Diprediksi Tak Lolos PT di Pileg, PAN Tak Khawatir Salah satu masa suasana rapat paripurna di Gedung DPR. Rakyat Indonesia akan kembali memilih para wakil rakyat yang berkantor di Gedung DPR dalam Pileg 2019. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partoanan Daulay yakin partainya akan lolos ambang batas parlemen (Parliamentary Threshold/PT) dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 nanti.

Ia pun menyatakan PAN bakal mematahkan hasil-hasil survei yang memprediksi partainya bakal menjadi salah satu parpol yang tak lolos PT. Salah satunya hasil survei Litbang Kompas yang dirilis pada pekan ini.

"PAN insyaallah lolos. Kerja-kerja keras para kader dan caleg kami sangat menentukan hal itu," ujar Saleh kepada CNNIndonesia.com, Jumat (22/3).


Ia pun mengatakan berdasarkan pengalaman, selalu banyak hasil survei yang menyatakan PAN tidak lolos PT. Namun, kata dia, PAN selalu lolos PT termasuk pada Pemilu Legislatif 2014 silam.

"Pemilu lalu, PAN juga diprediksi tidak lolos. Bahkan diprediksi hanya dapat sekitar 1,8 sampai 2 persen. Faktanya, PAN dapat 7,59 persen. Jauh sekali dari hasil prediksi lembaga-lembaga survei," ujarnya.


Saleh menjelaskan sampai saat ini PAN masih berupaya terus untuk berkampanye. Pihaknya menyatakan kampanye para caleg PAN itu akan fokus pada pendekatan kepada beberapa tokoh masyarakat.

Pendekatan itu nantinya akan diteruskan untuk menyampaikan aspirasi dan keinginan masyarakat.

"Pendekatan pada tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, dan lain-lain merupakan salah satu kata kuncinya. Dengan begitu, aspirasi dan keinginan mereka bisa disinergikan dengan program yang diusung caleg dan partai secara bersamaan," ujar dia.

Dalam survei itu, diketahui PAN diprediksi tidak lolos karena hanya mengantongi 2,9 persen suara. Elektabilitas partai yang dipimpin Zulkifli Hasan itu meningkat jika dibandingkan survei sebelumnya sebesar 2,3 persen. Pada Pileg 2014, PAN memperoleh 7,6 persen suara.

Litbang Kompas juga menyebut masih ada 18,2 persen pemilih yang belum menentukan pilihannya atau menurun 2,2 persen jika dibandingkan dengan survei Oktober 2018. Survei ini dilakukan pada 22 Februari hingga 5 Maret 2019.


[Gambas:Video CNN] (ani/kid)