Jokowi Targetkan Raup 70 Persen Suara di Yogyakarta

Tim, CNN Indonesia | Sabtu, 23/03/2019 17:58 WIB
Jokowi Targetkan Raup 70 Persen Suara di Yogyakarta Joko Wiodo menargetkan raih 70 persen suara di Yogyakarta pada Pilpres 2019 mendatang. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menargetkan kemenangan 70 persen di wilayah Yogyakarta dalam Pemilihan Presiden 2019. Jokowi menyebut target tersebut realistis, tapi butuh dikejar dengan kerja keras mengingat tinggal tersisa 24 hari hingga hari pencoblosan.

"Saya tidak ingin memberikan target gede-gede. Catatan saya, di 2014 kita hanya dapat 56 (persen), tapi kita ingin di 2019 ini kita harus dapat di atas 70 persen, sanggup bapak ibu?" tanya Joko Widodo (Jokowi) di hadapan sekitar 30 ribu orang yang memenuhi Stadion Kridosono untuk menyatakan dukungan kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin, seperti dikutip dari Antara.

Sejumlah tokoh juga hadir di lokasi tersebut seperti Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadi Mulyono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Slamet Rahardjo, Hanung Bramantyo, Djadjuk Ferianto, Yenni Wahid dan sejumlah tokoh serta seniman lainnya.


"Saya kalau memberi angka realistis, lewat kalkulasi-kalkulasi, lewat perhitungan-perhitungan. Tapi ini perlu kerja keras, waktu kita 24 hari lagi," ungkap Jokowi.

Jokowi pun meminta para pendukungnya mengajak orang sebanyak-banyaknya ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 April 2019. Ia juga berharap pendukungnya  melawan hoaks dan berita bohong yang disebutnya semakin banyak tersebar.

"Hati-hati, jadi hati-hati waktu kita tinggal 24 hari. Saya mengajak kita semua untuk berani dan melawan yang namanya hoaks, berani dan melawan kabar-kabar fitnah, berani melawan kabar-kabar bohong karena sekarang tidak hanya di media sosial tapi hoaks juga dari pintu ke pintu, sudah merusak dan ingin memecah belah negara ini," kata Jokowi.

Tidak ketinggalan Jokowi juga mengampanyekan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi anak-anak usia sekolah agar dapat berkuliah di universitas.

"Kita tidak ingin terjebak ke dalam 'middle income trap', negara berpendapatan menengah. Kita perbaiki agar masuk ke level negara maju. Ada tiga masalah di negara kita yaitu infrastruktur, sumber daya manusia dan reformasi struktural di lembaga-lembaga kita. Kalau sudah dapat diatasi, kita akan melompat jadi negara berpendapatan maju. Saudara-saudara sanggup melakukan itu?" tanya Jokowi.

Selain menyampaikan deklarasi, acara tersebut juga disemarakkan musisi Juki Kill the DJ, orkestra gamelan Djaduk Ferianto, musisi Sri Krishna, kelompok musik legendaris God Bless yang dimotori oleh Ahmad Albar, Ian Antono dan musikus lain.
(Antara/vws)