"Saya tidak ingin memberikan target gede-gede. Catatan saya, di 2014 kita hanya dapat 56 (persen), tapi kita ingin di 2019 ini kita harus dapat di atas 70 persen, sanggup bapak ibu?" tanya Joko Widodo (Jokowi) di hadapan sekitar 30 ribu orang yang memenuhi Stadion Kridosono untuk menyatakan dukungan kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin, seperti dikutip dari Antara.
Sejumlah tokoh juga hadir di lokasi tersebut seperti Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadi Mulyono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Slamet Rahardjo, Hanung Bramantyo, Djadjuk Ferianto, Yenni Wahid dan sejumlah tokoh serta seniman lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi pun meminta para pendukungnya mengajak orang sebanyak-banyaknya ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 April 2019. Ia juga berharap pendukungnya melawan hoaks dan berita bohong yang disebutnya semakin banyak tersebar.
"Hati-hati, jadi hati-hati waktu kita tinggal 24 hari. Saya mengajak kita semua untuk berani dan melawan yang namanya hoaks, berani dan melawan kabar-kabar fitnah, berani melawan kabar-kabar bohong karena sekarang tidak hanya di media sosial tapi hoaks juga dari pintu ke pintu, sudah merusak dan ingin memecah belah negara ini," kata Jokowi.
Tidak ketinggalan Jokowi juga mengampanyekan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi anak-anak usia sekolah agar dapat berkuliah di universitas.
Selain menyampaikan deklarasi, acara tersebut juga disemarakkan musisi Juki Kill the DJ, orkestra gamelan Djaduk Ferianto, musisi Sri Krishna, kelompok musik legendaris God Bless yang dimotori oleh Ahmad Albar, Ian Antono dan musikus lain.