FOTO: Saat Banjir Sentani Terjang Gereja

ANTARA FOTO, CNN Indonesia | Sabtu, 23/03/2019 14:32 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Gereja Klasis Sentani jadi salah satu dari empat rumah ibadah yang terendam banjir Sentani. Warga harus menggunakan perahu untuk memperbaiki kerusakan gereja.

Banjir bandang di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, yang terjadi sejak 16 Maret lalu ikut merendam Gereja Kristen Injili di Tanah Papua, Klasis Sentani. Ketinggian air di gereja diperkirakan mencapai 40 hingga 50 cm. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Warga merapikan kursi gereja yang terendam banjir Sentani di Kampung Yoboi. BNPB mencatat banjir membuat sejumlah bangunan rusak berat di antaranya 375 rumah, empat jembatan dan lima tempat ibadah. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)  
Banjir Sentani juga merendam sedikitnya 25 kampung yang berada di sekitar danau itu. Per Jumat (23/3), korban tewas mencapai 112 orang dan 94 orang hilang. Sementara korban luka mencapai 915 orang, 107 di antaranya mengalami luka berat. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Warga menggunakan perahu memasuki gereja yang terendam banjir akibat meluapnya Danau Sentani. Banjir juga mengganggu pelaksanaan ibadah di gereja tersebut. Belum diketahui jumlah kerugian akibat banjir yang merusak gereja. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Banjir Sentani awalnya dipicu hujan deras yang terjadi selama beberapa hari di daerah itu. Curah hujan tinggi mengakibatkan banjir yang terpantau sejak Sabtu, 16 Maret. Banjir meluas setelah Danau Sentani ikut meluap. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Lukisan perjamuan terakhir Yesus diamankan dari dalam gereja yang terendam banjir. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Selain karena curah hujan tinggi, banjir Sentani juga disebabkan oleh rusaknya kawasan cagar alam Cycloops. Sejak 2003 BNPB mencatat ada 43.030 orang yang merambah kawasan itu. Sementara 2.415 daerah tangkapan air (DTA) banjir malah digunakan oleh pemukiman dan pertanian lahan kering campur. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pemerintah bakal menanam pohon kembali atau reboisasi di kawasan hutan di pegunungan Cycloops, untuk mencegah banjir besar terulang kembali di Sentani, Jayapura, Papua. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)