Anies Sebut MRT Jakarta Serap 253 Ribu Pekerja

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 24/03/2019 17:57 WIB
Anies Sebut MRT Jakarta Serap 253 Ribu Pekerja Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan sambutan dalam peresmian MRT Jakarta fase pertama di kawasan Thamrin, Jakarta, Minggu (24/3). (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan kehadiran mass rapid transit (MRT) Jakarta fase pertama berhasil menyerap 253.553 pekerja yang terlibat. Ratusan ribu pekerja itu terlibat dalam proses pembangunan hingga pengoperasian.

"Mereka terlibat dalam pembangunan MRT Jakarta fase pertama sejak groundbreaking sampai selesai. Mereka bekerja dalam sunyi, jauh dari liputan media. Tapi oleh tangan-tangan mereka, sejarah baru ditorehkan di ibu kota," ujar Anies saat peresmian operasi komersial MRT Jakarta di kawasan Thamrin, Jakarta, Minggu (24/3).

Menurutnya, jumlah tersebut belum termasuk 546 karyawan PT MRT Jakarta. Bahkan, ia memperkirakan jumlah tenaga kerja yang diserap oleh infrastruktur transportasi itu bakal bertambah dengan rencana pembangunan fase kedua.



Khusus untuk pengoperasian, Anies mengatakan, moda transportasi teranyar di ibu kota itu telah menyiapkan 71 masinis dan 350 tenaga operasional untuk pemantauan serta pemeliharaan sehari-hari.

Anies mengatakan, para petugas telah disiapkan untuk siap melayani penumpang dengan potensi mencapai 65 ribu per hari pada masa operasi awal. Selang setahun, dia memperkirakan potensi jumlah penumpang mencapai 130 ribu per hari.

Lebih lanjut, Anies berharap kehadiran MRT bisa memecah masalah kemacetan dan meningkatkan porsi penggunaan transportasi massal di Jakarta. Apalagi mengingat MRT akan terintegrasi dengan moda transportasi massal lainnya seperti TransJakarta.

"Ke depan, kami dorong terus integrasi dengan moda transportasi lainnya, seperti LRT dan commuter line," ungkap Anies.


Mulai Senin (25/3) besok, masyarakat bisa menggunakan MRT dengan kartu perjalanan. Tak ada pungutan biaya perjalanan, MRT masih digratiskan selama sepekan ke depan hingga Minggu (31/3). Pada periode ini, ada tujuh rangkaian aktif dan satu rangkaian cadangan yang dikerahkan.

Selanjutnya, operasi komersial berbayar bakal dimulai sejak 1 April 2019. Pada periode ini, sebanyak 14 rangkaian aktif dan dua rangkaian cadangan dioperasikan sejak pukul 05.00 WIB hingga 24.00 WIB.

[Gambas:Video CNN] (uli/asr)