Ketua Komisi C DPRD DKI Santoso mengatakan pihaknya bakal kembali membuka rapat pada Senin (25/3) untuk membahas penentuan tarif MRT.
"Tadinya besok kami mau rapat bahas lagi finalisasi, tapi ternyata batal. Jadi diputuskan Senin nanti ada rapim (rapat pimpinan)," kata Santoso saat dihubungi, Kamis (21/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya, selesai kok. Bisa hari Senin," ujar Santoso.
"Enggak. Ya, masing-masing ada agenda. Biasalah," katanya.
Warga mencoba transportasi Moda Raya Terpadu (MRT) di Jakarta. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
"Iya, uji coba, masih gratis kan. Enggak apa-apalah (belum tentukan tarif). Yang enggak boleh itu, kita menggagalkan peresmiannya," ujarnya.
Pemprov DKI Jakarta mengajukan angka Rp10 ribu untuk tarif MRT. Namun Komisi B DPRD DKI sempat mengajukan agar penggunaan tarif MRT untuk warga DKI digratiskan. Hingga kini DPRD DKI masih belum bisa menentukan tarif tersebut.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan tarif MRT tak mungkin gratis. Sebab menurutnya, Pemprov DKI Jakarta hanya memiliki dana terbatas dalam mengoperasikan MRT.
Dia pun berharap tarif MRT bisa ditetapkan sebelum digelar acara peresmian oleh Jokowi. Dia mengusulkan tarif MRT menyesuaikan jarak tempuh. Tiap titik keberangkatan dan kedatangan akan menentukan besaran tarifnya.
[Gambas:Video CNN] (ctr/pmg)
