Pelukan Prabowo ke Nenek di NTB dan Isu Miring Rp500 Ribu

CNN Indonesia | Rabu, 27/03/2019 21:02 WIB
Pelukan Prabowo ke Nenek di NTB dan Isu Miring Rp500 Ribu Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat kampanye terbuka di lapangan Karang Pule, Mataram, NTB. (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Saat kampanye terbuka di Lapangan Karang Pule, Mataram, Nusa Tenggara Barat, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto memeluk seorang nenek di atas panggung.

Prabowo mengaku, nenek itu berpesan agar ia selalu tegar dan berani dalam membela rakyat.

Dalam keterangan tertulisnya, Prabowo mengatakan, ia akan memberikan yang terbaik jika nanti terpilih menjadi Presiden RI.


"Saya akan kembalikan kekayaan Indonesia agar dinikmati rakyat. Seluruh jiwa, raga, tenaga, fikiran, segalanya akan saya persembahkan kepada bangsa dan rakyat," kata Prabowo.

Belakangan muncul video nenek tersebut bersama seorang pemuda dan tersebar di media sosial.

Kepada pemuda tersebut, si nenek mengaku diberi uang Rp500 ribu untuk naik ke panggung bersama Prabowo itu.


Dalam video tersebut, si nenek masih menunjukkan dukungan pada Prabowo dengan salam dua jari.
Buntut Panjang Pelukan Nenek ke Prabowo saat Kampanye NTBCapres Prabowo Subianto. (Dok. Istimewa)

Salah satu akun yang mengunggah video tersebut adalah akun twitter @habibthink. Video tersebut menuai banyak reaksi. 

Video 'tandingan' kemudian muncul masih dengan menampilkan nenek tersebut.

Isi video 6 menit 13 detik yang diunggah akun Youtube Lintas NTB itu bertolak belakang apa yang disampaikan di video sebelumnya.

Dalam video tersebut, si nenek membantah diberi uang Rp500 ribu. Menurutnya, itu hanya bercanda karena pria yang ada di video sebelumnya yang bernama Irfan memang kerap bercanda.

Nenek tersebut menceritakan kronologi bagaimana dia sampai diajak naik panggung kampanye bersama Prabowo.

Nenek yang sehari-hari mengaku mengumpulkan barang bekas ini memang mengaku diberi jalan peserta kampanye yang lain karena faktor usia yang sepuh.
[Gambas:Youtube]
"Akhirnya saya sampai di depan panggung, pak Prabowo belum datang," katanya.

Setelah Prabowo berpidato, ia meminta nenek yang sudah ompong untuk naik. Ia pun ditunjuk teman-temannya untuk naik ke panggung.

"Sayang diangkat ke panggung, di sana saya dipeluk dicium, kayak rasanya dipeluk arwahnya bapak saya," kata nenek itu.

Ia menegaskan tidak ada pemberian uang Rp500 ribu. "Ndak ada, dikasih uang apa?" kata nenek tersebut saat ditanya pemuda itu perihal pemberian uang.

Nenek itu meminta maaf atas polemik dan kabar pemberian uang itu. Ia pun berharap video di mana ia menyebut diberi uang untuk segera dihapus.

"Saya mohon maaf jangan diperpanjang lagi, lebih baik video itu dihapus, kasihan saya," katanya. (sur/sur)