Jokowi Sebut Jas Pakaian Eropa, BPN Singgung PP Pakaian Resmi

CNN Indonesia | Rabu, 27/03/2019 19:44 WIB
Jokowi Sebut Jas Pakaian Eropa, BPN Singgung PP Pakaian Resmi Koordinator juru bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak menyinggung Peraturan Pemerintah nomor 71 tahun 2018 tentang Tata Cara Pakaian pada Acara Kenegaraan dan Acara Resmi.

Pernyataan dalam akun twitter, @Dahnilanzar itu ditulis Dahnil usai calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyebut jas adalah pakaian Eropa dan Amerika.

Jokowi dan Cawapres Ma'ruf Amin dalam foto di kertas suara Pilpres 2019 memang mengenakan pakaian putih. Sementara Prabowo-Sandi memakai jas.


Dahnil mengatakan, Pemilu adalah acara kenegaraan. Prabowo menurutnya menghormati PP yang ditandangatangani Jokowi itu.

"Di mana laki-laki diwajibkan menggunakan pakaian sipil nasional, jas hitam dengan kemeja putih di dalamnya. Maka Prabowo mengenakan jas," kata Dahnil.

Sesuai dengan PP tersebut maka foto resmi Presiden dan Wakil Presiden mengenakan jas lengkap. "Apakah Presiden ikut-ikutan Eropa?" kata Dahnil.
Jokowi Sebut Jas Pakaian Eropa, BPN Singgung PP Pakaian ResmiCapres nomor urut 01 Joko Widodo kerap memakai baju putih, termasuk di kertas suaranya. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Dahnil juga turut mengunggah foto para pahlawan nasional dengan mengenakan jas.

Sebelumnya saat berkampanye di Lapangan Taman Bukit Gelanggang, Dumai, Riau kemarin, Jokowi mengajak massa untuk memilih pada 17 April nanti dengan memakai baju putih di TPS.

"Karena yang mau dicoblos nanti bajunya putih karena kita adalah putih, putih adalah kita," kata Jokowi.

Jokowi mengungkapkan alasan pemilihan baju putih. Salah satunya karena lebih murah jika dibandingkan dengan jas.

"Jas itu pakaian orang Eropa, pakaian orang Amerika, orang Indonesia cukup baju murah pakai baju putih seperti baju yang saya pakai," ujarnya. (sur/sur)