Pada persidangan sebelumnya Bahar sempat memberi pesan kepada Presiden Joko Widodo dengan nada mengancam. Untuk Prabowo, pesan yang disampaikan bernada harapan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahar tak mengucapkan satu kalimat pun setelah itu. Ia terus berjalan sambil dikawal jaksa dan aparat kepolisian menuju ruang tunggu.
Pengacara Bahar bin Smith, Ichwan Tuankotta mengaku menghormati dan menghargai keterangan saksi. Dia menilai semua keterangan saksi di persidangan adalah hal biasa."Kesaksian-kesaksian itu silakan saja jadi argumen jaksa, nanti kita juga ada proses pembelaan terdakwa," kata Ichwan.
Ichwan kemudian merinci hal-hal yang dianggap janggal dari keterangan saksi.
"Kalau kita melihat bahwa memang ada beberapa yang janggal terutama dari saksi pertama. Dia dipanggil sebagai penceramah ke Bali tapi kemudian sampai di sana dia tidak tahu harus ke mana, panitianya tidak ada. Kita tidak tahu ada skenario apa ini," bebernya.
"Tiketnya dibeli dan ketemu orang namanya Amir. Tapi keterangannya tidak bersesuaian antara CAJ dan MKU, yang satu bertemu Amir yang satu lagi Hamid," ucapnya. (hyg/wis)