Prabowo: Adik-adikku Jenderal Aktif, Ingat Sumpah Kita

CNN Indonesia | Minggu, 31/03/2019 21:05 WIB
Prabowo: Adik-adikku Jenderal Aktif, Ingat Sumpah Kita Calon presiden Prabowo Subianto. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Surabaya, CNN Indonesia -- Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyindir para prajurit TNI aktif yang terlibat dukung mendukung calon. Dia juga bercerita soal prajurit yang diminta atasannya ke sejumlah daerah untuk membagi-bagikan sembako sambil mengarahkan dukungan ke salah satu calon. 

Prabowo mengungkapkan hal itu saat kampanye akbar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (31/3).

"Adik-adikku para jenderal yang masih aktif, ingat sumpah kita, sumpah kita bahwa kita harus membela negara bangsa dan rakyat Indonesia," kata Prabowo di hadapan massa pendukungnya.


Mantan Komandan Jenderal Kopassus itu menyebut tugas utama TNI adalah membela negara dan rakyatnya. Bukan malah mementingkan segelintir orang saja.

"Adik-adikku, kembali lah ke rakyatmu yang sejati, rakyatmu mendambakan engkau. Jangan lah kau membela orang per orang," kata dia.

Ia juga mengingatkan bahwa kekuatan yang sejati adalah kekuatan rakyat. Maka ia pun meminta para anggota TNI untuk tak melawan kehendak rakyat

"Bela lah rakyat, bangsa dan negara Indonesia. Karena percaya lah, sejarah manusia mengajarkan tidak ada kekuatan di bumi ini yang bisa melawan kehendak rakyatnya," kata dia.

Setelah menyampaikan hal tersebut, Prabowo pun bercerita. Ia mengaku baru-baru ini mendengar laporan bahwa ada oknum pejabat yang meminta para prajurit TNI untuk membagi-bagikan sembako di sejumlah daerah.

Sembako itu menurut Prabowo adalah bentuk suap oknum tersebut kepada masyarakat, entah untuk kepentingan dan keperluan apa.

"Ini ada cerita, jadi ada pejabat tertentu, enggak tahu deh maksudnya apa. Dia kumpulin anak buah, dia perintahkan anak buah, 'kau berangkat ke kota ini, bawa sembako ini bagi-bagi, dan ajak tokoh-tokoh masyarakat untuk memilih tertentu'," kata dia.

Namun, kata Prabowo, saat para personel tersebut berangkat dan membagikan sembako. Keadaan di lapangan malah justru berbalik. Perintah yang diminta oleh oknum untuk mengarahkan dukungan ke calon tertentu, malah tak dilakukan para prajurit.

"Dia (prajurit) bagi-bagi sembako ke rakyat. Tapi dia bilang, jangan pilih foto yang itu. Ini cerita baru gue dengar," katanya.

Baginya, hal itu adalah bukti masih ada prajurit TNI yang berani berbuat jujur dan setia pada kebenaran.

"Karena mungkin dia (oknum) lupa, aku ini mantan panglima prajurit-prajurit itu, walaupun 20 tahun yang lalu, mereka masih ingat Prabowo ini enggak pernah menipu anak buahnya, Prabowo enggak pernah curi dari rakyat, Prabowo enggak pernah curi dari anak buah," ujar dia.

Prabowo mengatakan menjelang pencoblosan yang tinggal menghitung hari, dia berpesan kepada para prajurit bahwa setinggi apapun pangkatnya, yang menang tetap rakyat.

"Maaf ya, bukan apa-apa ini cerita, jadi ya sudah, tinggal berapa hari. Saya ini kasihan sama adik-adikku. Jangan kau keliru, jangan kau melawan rakyat, kau pasti kalah, mau kau pakai berapa pun bintang di pundak," ujar Prabowo. (frd/wis)