Dhani Sakit Gigi, Hakim Beri Kesempatan Berobat di Surabaya

CNN Indonesia | Rabu, 03/04/2019 14:44 WIB
Dhani Sakit Gigi, Hakim Beri Kesempatan Berobat di Surabaya Ahmad Dhani menjadi terdakwa dalam persidangan di PN Surabaya dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terkait ujaran idiot.(ANTARA FOTO/Moch Asim)
Surabaya, CNN Indonesia -- Terdakwa kasus pencemaran nama baik lewat ujaran 'idiot' Ahmad Dhani Prasetyo mengeluh sakit gigi. Ia pun mengajukan pembantaran kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, untuk pengobatan, Selasa (2/4) kemarin.

Permintaan yang dilayangkan di dalam persidangan itu adalah kali kedua diungkapkan Dhani kepada majelis hakim. Sebelumnya Dhani pun sempat mengajukan hal sama saat sidang pada 28 Maret 2019, namun ternyata ia belum sempat dirujuk ke rumah sakit.

Atas permohonan Dhani dalam persidangan kemarin, Ketua Majelis Hakim Anton Widyopriyono lalu mengabulkan pembantaran Dhani yang ingin mengobati sakit giginya ke salah satu rumah sakit di Surabaya.


"Permohonan kita kabulkan. Tapi sepanjang (berobat) itu di Surabaya. Kalau ke Jakarta kami enggak mengizinkan," kata Anton.


Mendengar permohonannya dikabulkan, Dhani menegaskan dirinya tak ingin pula berobat di Jakarta.

"Saya juga terus terang enggak mau ke Jakarta, karena saya lagi sibuk kampanye yang mulia," jawab politikus Partai Gerindra itu disambut gelak tawa para hadirin persidangan.

Meski dikabulkan, tanggal pembantaran Dhani itu belum ditentukan. Dhani sendiri memohon agar pengobatannya dilakukan Senin - Selasa pekan depan, karena menyesuaikan jadwal dokter.

Sementara itu, Ketua Tim kuasa hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahadian Megantara mengatakan sakit gigi kliennya, memang temgah kambuh saat penahanan sementara di Rutan Klas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur.

Aldwin pun meminta agar pembantaran Dhani bisa segera dilakukan demi kesehatan, sebab peralatan medis di Rutan Medaen, disebut tak memadai untuk menangani sakit kliennya.

"Dia sakit giginya itu kambuh kadang kumat kadang enggak. Dia harus diperiksa dan memang tidak ada peralatan khusus di Rutan Medaeng mesti keluar berobat, tidak memadai" kata Aldwin, saat dikonfirmasi, Rabu (3/4).

Aldwin memastikan pembantaran kliennya itu tak memerlukan waktu yang lama, hanya berjalan beberapa jam saja.

"Masih di Surabaya artinya dirujuk dari Rutan Medaeng dirujuk ke rumah sakit di Surabaya, cuma sehari aja, jam-jaman ada keluar rutan terus balik lagi ke sini (medaeng)," ucapnya.

Sebelumnya, Dhani juga diketahui tengah menderita sakit asam urat. Namun, Aldwin mengatakan saat ini sakit asam urat Dhani berangsur membaik.

"Itu juga sama, kadang kumat kadang sembuh. Sekarang dia menjaga makan. Biasanya dia sering makan pecel itu. Karena banyak yang ngirim pecel, naik terus asam uratnya," katanya.

Dhani menjadi terdakwa dalam persidangan di PN Surabaya dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terkait ujaran idiot.


[Gambas:Video CNN] (frd/kid)