Ma'ruf Nilai Hasil Survei Puskaptis Salahi Pandangan Umum

CNN Indonesia | Senin, 08/04/2019 18:11 WIB
Ma'ruf Nilai Hasil Survei Puskaptis Salahi Pandangan Umum Calon wapres dari paslon 01 Ma’ruf Amin menghadiri acara Majelis Taklim Berselawat di Istora Senayan, Jakarta. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon wakil presiden Ma'ruf Amin tidak mempersoalkan hasil survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pengembangan Strategis (Puskaptis). Dalam survei itu disebutkan elektabilitas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul dari Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Ma'ruf masih meyakini hasil survei banyak lembaga menyebut paslon 01 unggul dari paslon 02.

"Itu boleh saja, tapi kan kalau survei itu kita lihat kebanyakan lembaga survei seperti apa," ujar Ma'ruf usai berkampanye di Istora Senayan, Jakarta, Senin (8/4).


Ma'ruf menilai perbedaan hasil survei yang disampaikan oleh Puskaptis menyalahi pandangan umum. Sebab, ia menilai pendapat umum sebagaimana hasil survei kebanyakan menyebut Jokowi-Ma'ruf unggul dari Prabowo-Sandi.


"Kalau ada satu dua itu berarti menyalahi pandangan umum. Artinya yang banyak, kalau bahasa ulamanya itu yang menjadi pendapat jumhur itu yang menjadi landasan," ujarnya.

Di sisi lain, Ma'ruf juga mengklaim pihaknya tidak jumawa meski banyak survei menempatkan paslon 01 unggul dari paslon 02. Ia berkata pihaknya tetap akan berusaha memenangkan Pilpres 2019.

Ketua Umum PKB Muhaimim Iskandar alias Cak Imin tidak percaya dengan hasil survei Puskaptis. Ia lebih percaya dengan banyak lembaga survei yang menyatakan Jokowi-Ma'ruf unggul dari Prabowo-Sandi.

"Kita buktikan survei yang lebih banyak lagi. Banyak survei justru menang 01," ujar Cak Imin di Istora Senayan, Jakarta.


Sebelumnya, hasil survei Puskaptis menunjukkan bahwa elektabilitas Prabowo-Sandi unggul tipis dari Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.

Survei yang digelar pada 26 Maret-2 April 2019 itu menunjukkan bahwa elektabilitas Prabowo-Sandi sebesar 47,59 persen. Sedangkan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf mendapatkan 45,37 persen, dan yang belum menentukan pilihannya sebesar 7,04 persen.

Pada Rabu (3/4), lembaga survei Indikator Politik menyebutkan Jokowi-Ma'ruf unggul dengan angka 55,4 persen daripada Prabowo-Sandi yang hanya mengantongi 37,4 persen.

Sementara lembaga survei Indo Barometer mencatat elektabilitas Jokowi-Ma'ruf unggul dari Prabowo-Sandi dengan silisih 18,8 persen. Selisih itu tak jauh berbeda dengan hasil survei lembaga CSIS yang mencatat Jokowi-Ma'ruf unggul 18,1 persen dari Prabowo-Sandi.


[Gambas:Video CNN] (jps/pmg)