Saut sempat menyebut bahwa sumber uang kliennya untuk 400 ribu amplop serangan fajar adalah dari salah seorang menteri di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Hanya saja, dia tidak menyebut secara pasti nama menteri yang dimaksud.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nusron sendiri sudah membantah bahwa dirinya memerintahkan Bowo Sidik untuk menyiapkan 400 ribu amplop. Kendati demikian, tidak memusingkan hal itu.
"Di satu tempat di lingkungan DPR," katanya.
Sementara itu, menanggapi bantahan Nusron, Bowo tidak banyak bicara. Bowo hanya menyebut bahwa Nusron adalah muslim yang beriman.
Saat ditanya wartawan soal bantahan Nusron dan apakah mantan Ketua GP Ansor itu seorang munafik, Bowo mengiyakan.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut bahwa 400 ribu amplop yang menjadi barang bukti dalam kasus suap yang menjerat Anggota DPR RI Bowo Pangarso diisi dalam waktu satu bulan. Setidaknya ada Rp8 miliar dalam pecahan Rp20 ribu dan Rp50 ribu dalam 400 ribu amplop tersebut.
[Gambas:Video CNN] (sah/arh)