Jokowi Akui Suara di Bogor Turun, Posisi 50:50

CNN Indonesia | Jumat, 12/04/2019 12:40 WIB
Jokowi Akui Suara di Bogor Turun, Posisi 50:50 Joko Widodo kampanye di Sentul, Bogor, Jawa Barat, 12 April 2019. (CNN Indonesia/Priska Sari Pratiwi)
Bogor, CNN Indonesia -- Calon presiden nomor urut 01 dalam Pilpres 2019 Joko Widodo (Jokowi) menargetkan dapat meraup minimal 50 persen suara di Bogor, Jawa Barat.

Selama ini, Jokowi mengklaim telah mampu mengungguli kubu lawannya, capres nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam perolehan suara di Bogor. Namun, katanya, kini suaranya turun dan imbang dengan rivalnya, capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.

"Posisi kita sebetulnya sudah menang dikit. Tapi kok dua minggu ini turun dikit lagi. Sehingga posisinya sekarang 50:50," ujar Jokowi saat menyampaikan orasi politik dalam kampanye terbuka di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/4).


Oleh karena itu, Jokowi meminta kepada para relawan dan pendukungnya di Bogor untuk memaksimalkan dukungan karena hari pencoblosan tersisa lima hari lagi. Berkaca dari hasil pemilihan pada pilpres 2014, Jokowi yang saat itu berpasangan dengan Jusuf Kalla hanya memperoleh 34 persen suara di Bogor.

"Tahun 2014 Jokowi-JK di Bogor dapat 34 persen. Tapi saya meyakini di pilpres 2019 kita akan dapat minimal 50 persen. Minimal lho ya, artinya kalau dapat 55 persen alhamdulillah, 60 persen boleh, 70 persen boleh," katanya disambut sorakan dari para relawan.


Ia juga meminta kepada para kiai yang hadir untuk membantu mengerahkan dukungan kepada dirinya bersama Ma'ruf Amin. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini optimistis peran para kiai akan sangat membantu mendongkrak perolehan suara dirinya bersama Ma'ruf di Bogor.

"Di sini banyak para kiai yang hadir, di kabupaten, kecamatan, desa-desa. Kalau beliau-beliau ini bergerak saya yakin kita akan memenangkan Pilpres 2019," ucapnya.

Ditemui usai kampanye, Jokowi menegaskan perolehan minimal 50 persen suara itu adalah target yang realistis. Ia mengaku telah mengalkulasi jumlah suara yang harus diraih di tiap daerah, termasuk Bogor.

"Ya, kita kalau menargetkan di sebuah daerah itu realistis. Ada peluang, kita hitung, kita kalkulasi, dan kita keluarkan angkanya. Itu sebuah angka yang realistis. Karena memang dari survei terakhir sudah 50:50," tuturnya.

Pada kampanye terbuka di Bogor ini, Jokowi tak ditemani cawapres nomor urut 02 Ma'ruf Amin. Berdasarkan informasi yang dihimpun CNNIndonesia.com, Ma'ruf sepanjang hari ini disebutkan hanya berada di kediaman pribadinya di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat.

Kabupaten Bogor sendiri merupakan 'basis' massa milik Prabowo Subianto di Pilpres 2014. Prabowo-Hatta Rajasa meraih 1.636.134 suara atau 63.73 persen. Sedangkan Joko Widodo-Jusuf Kalla hanya mendapat 852.888 suara atau 34.27 di wilayah tersebut kala itu.


[Gambas:Video CNN]

(psp/kid)