Gatot Nurmantyo Belum Tegas soal Dukungan ke Prabowo

CNN Indonesia | Jumat, 12/04/2019 20:08 WIB
Gatot Nurmantyo Belum Tegas soal Dukungan ke Prabowo Eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo hadir di acara pidato kebangsaan Prabowo Subianto. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo belum secara tegas menyampaikan sikap politiknya di pilpres 2019.

Saat ditemui usai mengisi materi di acara Pidato Kebangsaan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di Surabaya, Gatot belum mau menyampaikan telah mengunci dukungannya untuk mantan Komandan Jenderal Kopassus tersebut.

"Silahkan cerminkan sendiri," kata Gatot, usai menyampaikan pidatonya di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (12/8).


Gatot mengaku kehadirannya di Pidato Kebangsaan Prabowo tersebut bukanlah dalam rangka mencari jabatan. Ia mengaku tak mau terlalu memikirkan jabatan yang nanti akan dipercayakan Prabowo pada dirinya.


"Saya datang tidak untuk jabatan, saya datang hanya berjuang. Nanti saja apapun yang dipercayakan pada saya, nanti saja," kata dia.

Kedatangannya itu, kata dia hanyalah untuk memenuhi undangan Prabowo, demi membicarakan masalah kebangsaan. Gato mengaku hadir karena ditelepon oleh pasangan Sandiaga Uno di pilpres 2019 itu.

Menurutnya, Prabowo memintanya untuk berbicara tentang kebangsaan. Dia pun menegaskan, kehadirannya dalam acara Pidato Kebangsaan Prabowo ialah karena 'merah putih' dan panggilan dari bangsa dan negara.

"Saya datang ke sini tidak ada lain karena merah putih, karena negara dan bangsa memanggil untuk negara bangsa, negara rakyat Indonesia. Atas telepon Prabowo minta saya hadir bicara kebangsaan di sini," kata Gatot saat berpidato.


Setelah itu, Gatot pun berbicara terkait tiga topik yakni bangsa, internasional, dan nasional.

Gatot selama ini diketahui belum pernah mendeklarasikan dukungan politiknya terkait Pilpres 2019. Gatot pernah mengatakan bahwa Joko Widodo adalah sosok yang melantiknya sebagai Panglima TNI, sementara Prabowo merupakan salah satu sosok idolanya.

[Gambas:Video CNN] (frd/DAL)