BPN Anggap Sebagian Lembaga Survei 'Tim Hore' Kubu Sebelah

CNN Indonesia | Sabtu, 13/04/2019 18:53 WIB
BPN Anggap Sebagian Lembaga Survei 'Tim Hore' Kubu Sebelah Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso menilai beberapa lembaga survei ialah 'tim hore' kubu sebelah. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Priyo Budi Santoso, mengatakan saat ini merupakan hari-hari menjemput kemenangan untuk calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 di Pilpres 2019.

Menurut dia, berdasarkan hasil survei investigasi internal pihaknya diketahui bahwa Prabowo-Sandi telah mengungguli Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Jika takdir mengantarkan ini Prabowo-Sandi per hari ini sudah melampaui batas limit kemenangan sampai angka sekitar 58 dan atau 62 persen," kata Priyo saat memberikan keterangan pers di Media Center Prabowo-Sandi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (13/4).

"Insyaallah partai Koalisi Indonesia Adil Makmur, inilah hari-hari kita menjemput kemenangan Prabowo-Sandi," ucapnya.

Pernyataan ini awalnya disampaikan Priyo untuk menyikapi hasil survei yang dikeluarkan sejumlah lembaga dalam beberapa waktu terakhir. Priyo mengatakan pihaknya tidak terpengaruh dengan beragam hasil survei tersebut.

Menurut dia, sejumlah lembaga yang mengeluarkan hasil survei itu merupakan 'tim hore' dari pihak sebelah.

"Kami sama sekali tidak terpengaruh karena kami sudah memetakan sebagian lembaga survei terpetakan menjadi anggota tim hore kubu sebelah. Dengan demikian, apapun hasilnya silakan," ucap Sekretaris Jenderal Partai Berkarya itu.

Sejumlah lembaga survei merilis hasil survei terkait Pilpres 2019 hari ini. Seluruh lembaga itu menyatakan Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul dari Prabowo-Sandi.

Hasil survei Charta Politika menyatakan Jokowi-Ma'ruf memperoleh suara sebesar 55,7 persen sedangkan Prabowo-Sandi 38,8 persen.

Sementara itu, Voxpol Centre Research and Consulting merilis elektabilitas Jokowi-Ma'ruf sebesar 48,8 persen sedangkan Prabowo-Sandi sebesar 43,3 persen.

Kemudian hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menempatkan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf sebesar 56,8 persen, sementara Prabowo-Sandi sebesar 37 persen.

Sementara survei Indo Barometer terakhir menyatakan Jokowi-Ma'ruf mencapai angka 57,07 sampai 62,73 persen. Sedangkan Prabowo-Sandi memperoleh suara sebesar 37,27 sampai 42,93 persen.

[Gambas:Video CNN]


(mts/arh)