Cegah Pengacau Pemilu, Wiranto Minta Aparat Pasang Mata

CNN Indonesia | Senin, 15/04/2019 11:41 WIB
Cegah Pengacau Pemilu, Wiranto Minta Aparat Pasang Mata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Wiranto mengingatkan aparat pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk memantau wilayahnya untuk mengantisipasi gangguan Pemilu.

Wiranto mengatakan hal itu saat menggelar rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan di Daerah (Forkopimda) se-Indonesia melalui video conference, di Kantor Kemenkopolhukam, Senin (15/4). Dalam acara ini hadir pula Mendagri Tjahjo Kumolo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Kemudian Jaksa Agung HM Prasetyo dan Menkominfo Rudiantara.

Dalam rapat tersebut, Wiranto mengingatkan lima poin dalam menjalankan pengamanan pemilu.
Pertama, ia meminta agar aparat penegak hukum memberikan ruang yang nyaman bagi pemilih di masing-masing daerah.


"Berikan dan ciptakan ruang yang aman bagi para pemilih untuk dapat bergerak berangkat dari rumah ke TPS dan melaksanakan pemilihan tanpa tekanan," kata Wiranto.

Kemudian, Wiranto mengingatkan agar aparat penegak hukum juga saling membantu dalam penyelenggaraan pemilu daerah. Ketiga, Wiranto meminta agar aparat penegak hukum bergerak cepat jika mengidentifikasi potensi kerusuhan.

"Pasang mata dan telinga netralisir yang ganggu pemilu. Cari, temukan dan atasi sebelum mereka lakukan kegiatan yang tidak diinginkan," kata Wiranto.
Wiranto selanjutnya menitipkan agar aparat mengawal mobilisasi suara hingga penghitungan suara sampai selesai dan juga menekankan agar aparat menjaga netralitas terhadap Pemilu.

"Gunakan moto mengamankan pemilu adalah kehormatan. Pemilu sukses adalah kebangsaan kita sebagai bangsa," kata dia.

Indonesia akan melaksanakan Pemilu serentak pada tanggal 17 April mendatang. Masa tenang pemilu sudah dimulai sejak Minggu 14 April kemarin.
[Gambas:Video CNN] (ctr/ugo)