Ralat Tudingan, Hasto Sebut Oknum Bawaslu yang Berpihak

CNN Indonesia | Selasa, 16/04/2019 23:45 WIB
Ralat Tudingan, Hasto Sebut Oknum Bawaslu yang Berpihak Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto meralat ucapannya soal oknum KPU yang berpihak. (NN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto mengklarifikasi ucapannya bahwa penyelenggara pemilu yang diduga berpihak adalah oknum komisioner Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu).

"Yang saya maksudkan bukan Komisi Pemilihan Umum, (tapi) Bawaslu," ujar Hasto di Posko Cemara, Jakarta, Rabu (16/4).

Meski menyebut oknum Bawaslu, Hasto enggan merinci siapa oknum Bawaslu yang diduga berpihak. Hasto berkata pihaknya masih mengkaji dugaan tersebut. Ia juga tidak menyebutkan komisioner Bawaslu dimaksud ada di tingkatan mana, pusat atau daerah.


Sebelumnya, Hasto mengingatkan penyelenggara pemilu untuk tidak menyalahgunakan hak dan kewenangannya. Jika hal itu terjadi, Hasto menegaskan pihaknya tak segan melaporkannya ke Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP).


Hasto menyebut salah satu komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) terindikasi memiliki orientasi politik kepada pasangan calon (paslon) tertentu di Pemilu 2019.

Di sisi lain, Hasto menyampaikan pihaknya optimistis pasangan calon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin minimal bakal memperoleh 59,8 persen pada Pilpres 2019. Persentase itu, klaim Hasto, sejalan dengan banyak hasil survei selama ini.

"Itu belum dampak dari debat terakhir dan juga rapat umum rakyat yang dihadiri dengan antusiasme yang luar biasa. Belum pernah terjadi dalam sejarah demokrasi kita maka kami meyakini akan naik di atas 58 persen itu," ujarnya.

Diketahui Bawaslu RI periode 2017-2022 dipimpin oleh Abhan dan empat anggota. Keempatnya, yakni Ratna Dewi Pettalolo, Mochammad Afifuddin, Rahmat Bagja, dan Fritz Edward Siregar.

(jps/ain)