Gunakan Hak Pilih, Vanessa Angel Dapat Pengawalan Ketat

CNN Indonesia | Rabu, 17/04/2019 15:03 WIB
Gunakan Hak Pilih, Vanessa Angel Dapat Pengawalan Ketat Artis Vanessa Angel menggunakan hak pilih Pemilu 2019 di Rutan Klas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo, Rabu (17/4). (CNN Indonesia/Farid Miftah Rahman)
Sidoarjo, CNN Indonesia -- Artis yang tengah terjerat kasus pelanggaran UU ITE terkait penyebaran konten asusila, Vanessa Angel menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019 di Rutan Klas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo.

Vanessa yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Tempat Pemungutan Suara (TPS) 31, Rutan Medaeng, ini mendapat pengawalan ketat saat berjalan dari blok tahanan wanita.

Vanessa tiba di TPS 31 sejak pukul 08.56 WIB, Rabu (17/4). Ia menggunakan kaus dan baju tahanan berwarna biru dan menutup rapat wajah serta kepalanya dengan topi dan masker warna senada.



"Ini kemana, sebelah sana ya?," tanya Vanessa, saat namanya dipanggil dan menerima satu lembar surat suara dari Petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Berdasarkan catatan PPS, Vanessa terdaftar dalam nomor 21, di DPTb TPS 31 Rutan Medaeng. Ia terdaftar atas pemilih bernama, Vanesza Adzania.

Usai mencoblos dan mencelupkan jarinya di tinta, Vanessa langsung kembali ke blok tahanan wanita Rutan Medaeng, dengan kawalan petugas. Tak ada sepatah kata pun yang dikatakannya.


Karutan Klas I Surabaya, Teguh Pamuji mengatakan Vanessa memang hanya memiliki hak pilih dalam Pemilihan Presiden saja. Hal itu lantaran artis FTV tersebut ber-KTP Jakarta.

"Hanya Pilpres saja, karena KTP-nya (Vanessa) kan Jakarta, jadi yidak bisa memilih DPR dan DPD," kata Teguh, saat ditemui awak media.

Vanessa kini tengah menghadapi kasus pelanggaran UU ITE terkait penyebaran konten asusila. Ia disangkakan pasal 27 ayat 1 juncto pasal 55 dan 296 KUHP, dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. 
[Gambas:Video CNN] (frd/agi)