KPU Sebut 11 Kabupaten akan Gelar Pemilu Susulan

CNN Indonesia | Rabu, 17/04/2019 21:58 WIB
KPU Sebut 11 Kabupaten akan Gelar Pemilu Susulan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pramono Ubaid Tanthowi. (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho).
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pramono Ubaid Tanthowi menyebut ada 11 kabupaten/kota yang akan menyelenggarakan pemungutan suara susulan Pemilu 2019. Angka tersebut belum final karena KPU masih menghimpun data dari 34 provinsi di Indonesia.

"Kita masih merekap terus, sebenarnya ini datanya belum update sekali. Yang ada mungkin sekitar sebelas kabupaten, bukan provinsi," kata Pramono saat ditemui di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (17/4).

Pramono menyampaikan belum bisa menjabarkan seluruh daerah yang akan melakukan pemilu susulan. Sebab KPU baru akan merincinya lewat rapat pleno malam ini.


Namun ia menyebut beberapa di antaranya, seperti Luwu (Sulawesi Selatan), Banggai (Sulawrsi Tengah), Banyuasin (Sumatera Selatan), Nias Selatan (Sumatera Utara), serta Tolikara dan Intan Jaya (Papua).

Faktor utama penyelenggaraan pemilu susulan, kata dia, adalah logistik yang terlambat akibat medan yang berat. Selain itu faktor alam juga memengaruhi.

"Lebih ke cuaca. Jadi sama sekali memang ada beberapa daerah yang tidak bisa keluar, logistik tidak bisa keluar kantor karena hujan deras luar biasa," tutur dia.

Sebelumnya, Gubernur Papua Lukas Enembe mempermasalahkan keterlambatan penyediaan logistik di beberapa daerah Papua. Ia mempertanyakan profesionalitas KPU.

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar menyampaikan ada 1.395 TPS berpotensi menggelar pemungutan suara susulan sebab keteelambatan logisitik.

"Untuk logistik sudah disampaikan ada beberapa logistik tertunda sehingga pemungutan suara ulang ataupun susulan," kata Fritz di kantor Bawaslu RI, Jakarta, Rabu (17/4). (dhf/osc)