"Sama seperti yang sudah dijelaskan dua kandidat capres, kami hormati dan tunggu hasil resmi KPU. Itu terbaik bagi kita semua termasuk dalam konteks Pileg," kata AHY di Jakarta Pusat, Rabu (17/4).
Sejumlah lembaga survei merilis hasil hitung cepat atau quick count. Mayoritas lembaga survei menempatkan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres. Sementara, Prabowo Subianto juga mengklaim telah memenangkan Pilpres. Menurut Prabowo berdasarkan hasil real count di 320.000 TPS, pasangan Prabowo-Sandiaga unggul dengan perolehan 62 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan itu, AHY juga meminta masyarakat melaporkan setiap kecurangan yang ditemukan, termasuk soal kesimpangsiuran data. Tentunya, disertai dengan bukti yang lengkap.
"Menggunakan jalur hukum karena ini negara hukum," kata AHY.
"Ada masyarakat belum memilih karena masalah logisitik, mudah-mudahan segera supaya dapat hak suara menggunakan suara," katanya.
[Gambas:Video CNN] (ryh/ugo/ugo)