Pemilu 2019, Bawaslu Sebut 2.366 TPS Tak Ramah Disabilitas

CNN Indonesia | Kamis, 18/04/2019 05:11 WIB
Pemilu 2019, Bawaslu Sebut 2.366 TPS Tak Ramah Disabilitas Ilustrasi TPS. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi).
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI menemukan masih banyak TPS di Indonesia pada Pemilu 2019 ini sulit dijangkau pemilih dari penyandang disabilitas. Terkait itu, pihaknya mencatat sekitar 2.366 TPS yang tidak ramah bagi kaum disabilitas.

"Ditemukan hasilnya ada paling tidak 2.366 TPS yang sulit dijangkau penyandang disabilitas," kata anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin di Jakarta, Rabu (17/4) dikutip dari Antara.

Dia mengungkapkan bahwa kondisi ribuan TPS itu berbatu, berundak-undak, berumput tebal dan memiliki anak tangga.


Situasi itu membuat para orang tua maupun penyandang disabilitas kesulitan datang ke TPS menggunakan hak pilih dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.


"Undang-undang mengatur soal akses pemilu bagi pengguna kursi roda dan lanjut usia agar gampang menggunakan hak pilihnya," kata Afifuddin.

Selain ribuan TPS yang tidak sulit dijangkau disabilitas, Bawaslu juga menemukan sekitar 20.834 TPS tidak memberikan alat bantu template huruf braille bagi penyandang tunanetra.

"Hal itu mengurangi akses bagi tunanetra untuk melakukan hak pilih. Padahal seharusnya di semua TPS barang ini ada," ujarnya.


Merujuk catatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat bahwa jumlah pemilih penyandang disabilitas mencapai 1,2 juta orang pada Pemilu 2019.

Data pemilih disabilitas itu terbagi menjadi lima bagian, yakni tunadaksa, tunanetra, tunarungu, tunagrahita dan disabilitas lainnya.

[Gambas:Video CNN] (Antara/osc)