Soal Kesalahan Input Data, KPU Akui Ada Human Error

CNN Indonesia | Sabtu, 20/04/2019 13:57 WIB
Soal Kesalahan Input Data, KPU Akui Ada <i>Human Error</i> Ketua KPU Arief Budiman (tengah). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengakui ada kesalahan input data C1 pada Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng). KPU, kata dia, segera memperbaiki kesalahan tersebut.

"Kalau salah input kan kita lakukan koreksi," kata Arief di Gedung KPU, Jakarta, Sabtu (20/4).

KPU mencatat, hingga Jumat (19/4) siang, kesalahan memasukkan data rekapitulasi hasil penghitungan suara dari C1 ke Situng terjadi pada sembilan tempat pemungutan suara (TPS). Sembilan TPS tersebut tersebar di tujuh provinsi.

Arief juga mengaku bahwa anak buahnya yang bekerja di TPS hingga KPPS kelelahan. Lantaran para petugas ini telah mulai bekerja, sebelum dan sesudah pencoblosan tanpa berhenti.


"Tentu kita ada kelelahan," kata dia.

Arief pun meminta pada publik agar memberikan informasi secara benar dan melalui media yang benar jika menemukan kesalahan untuk kemudian dikoreksi.

"Kalau ada kesalahan sama-sama kita berikan infonya," kata dia.


Pada kesempatan itu, Arief juga menjelaskan pihaknya telah mengunggah scan C1 maupun hasil hitung secara hati-hati. Publik, kata dia, bisa melihat data-data yang tertera secara terbuka.

Kata Arief, tudingan yang menyebut KPU melakukan kecurangan sangat tidak masuk akal, karena semua data ditampilkan secara transparan, meski ada entry data yang salah.

"Ini terbuka. kalau ada yang menduga bahwa kami lakukan kecurangan, masa kami publikasikan. Jadi saya tegaskan tidak ada niat untuk curang. kalau terjadi karena kesalahan input, itu saya menduga murni karena kesalahan human error," katanya.

[Gambas:Video CNN]

(tst/ugo)