Karangan Bunga 'Kemenangan' Jokowi-Ma'ruf Berjejer di Istana

CNN Indonesia | Senin, 22/04/2019 11:54 WIB
Karangan Bunga 'Kemenangan' Jokowi-Ma'ruf Berjejer di Istana Karangan bunga berisi ucapan selamat untuk pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin berjejer di pagar Istana Negara, Jakarta, Senin (22/4). (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Karangan bunga ucapan selamat untuk pasangan 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin berjejer di pagar Istana Negara, Jakarta, Senin (22/4). Karangan bunga itu berasal dari kalangan relawan dan pendukung Jokowi-Ma'ruf dalam Pilpres 2019.

Pantauan CNNIndonesia.com, karangan bunga tersebut berada di pagar Istana sepanjang Jalan Majapahit, Jakarta Pusat. Karangan bunga itu berjejer rapi dengan beragam ucapan selamat.

Sejumlah ucapan dalam karangan bunga antara lain, 'Selamat Atas Kemenangan Ir Joko Widodo & KH Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019-2024'. Karangan bunga itu dikirim oleh Sekber Jokowi Nusantara.


Selain itu ada ucapan 'Selamat & Sukses Atas Terpilihnya Bapak Jokowi & KH Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia periode 2019-2024. Karangan bunga itu dari Para Pengusaha Bengkel Body Repair Jakarta.

Karangan bunga ucapan selamat untuk Jokowi-Ma'ruf itu juga ada yang diberikan oleh masyarakat secara pribadi.

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga mengatakan karangan bunga yang diberikan oleh para relawan dan masyarakat itu sebagai respons atas hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei.

Hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei diketahui memperlihatkan keunggulan pasangan Jokowi-Ma'ruf dari pasangan 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Jokowi-Ma'ruf unggul dengan kisaran suara 54-55 persen, sementara Prabowo-Sandi sekitar 44-45 persen.

"Itu respons masyarakat saja ya hasil dari quick count yang sudah dilakukan oleh hampir dari 12 lembaga survei, yang diakui oleh KPU gitu ya. Jadi itu respons mereka dan mereka sambut dengan baik," kata Arya saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com.

Arya menyebut kiriman karangan bunga itu bukan untuk menyaingi Prabowo-Sandi yang sudah lebih dahulu mendapat karangan bunga dari para pendukungnya. Prabowo-Sandi mengklaim kemenangan dalam Pilpres 2019 berdasarkan hasil real count tim internal.

"Enggak (menyaingi). Kan kalau Pak Jokowi lembaga survei yang keluarkan. Kalau sana kan datanya apa. Tapi itu bukan soal menyaingi. Enggak perlu disaing-saingilah," ujarnya.

Sebelumnya, karangan bunga disertai ucapan selamat sudah memenuhi rumah Prabowo, di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan. Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com pada Minggu (21/7), puluhan karangan bunga sudah berjejer di sekitar rumah Prabowo.

Secara umum karangan bunga itu berisi ucapan selamat bagi Prabowo-Sandi yang diklaim telah terpilih menjadi presiden dan wakil presiden periode 2019-2024. Karangan bunga itu berasal dari sejumlah relawan dan pendukung Prabowo-Sandi.

Sampai hari ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menyelesaikan penghitungan suara Pilpres 2019. Dengan demikian belum ada pasangan yang dinobatkan sebagai pemenang Pilpres 2019.

Data Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU hingga pukul 11.45 WIB, Senin (22/4), pasangan Jokowi-Ma'ruf masih unggul sementara dari Prabowo-Sandi.

Berdasarkan data resmi Situng KPU https://pemilu2019.kpu.go.id, data yang masuk baru 122.873 TPS dari total 813.350 TPS yang tersebar di seluruh Indonesia dan juga luar negeri atau 15,10703 persen.

Hasil hitung suara sementara itu Jokowi-Ma'ruf meraih 54,76 persen dengan jumlah perolehan suara 11.608.261, sedangkan Prabowo-Sandi meraih 45,24 persen dengan jumlah perolehan 9.589.418 suara.

[Gambas:Video CNN] (fra/osc)