Ratna Insaf Setelah Tompi Bongkar Teori Bedah Plastik

CNN Indonesia | Selasa, 23/04/2019 13:57 WIB
Ratna Insaf Setelah Tompi Bongkar Teori Bedah Plastik Ratna Sarumpaet menjadi pesaktian di meja hijau akibat ulahnya mengaku telah dipukuli padahal lebam di wajahnya adalah bekas bedah estetika. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Terdakwa kasus berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet mengatakan dokter bedah plastik sekaligus musisi Teuku Adifitrian alias Tompi membantu dirinya sadar untuk berhenti berbohong terkait hoaks penganiayaan yang dialaminya.

Hal itu disampaikan Ratna usai Tompi memberikan kesaksian di persidangan lanjutan kasus berita bohong atau hoaks di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (23/4).

Tompi diketahui sempat membeberkan bahwa Ratna melakukan operasi plastik bukan dianiaya sebelum Ibunda aktris Atiqah Hasiholan itu mengaku pada publik bahwa dirinya berbohong.


"Kalau buat saya saudara Tompi ini orang yang membantu saya, mempercepat saya sadar, kalau saya harus berhenti berbohong," kata Ratna.


Dalam persidangan, kepada hakim, Tompi mengungkapkan soal kecurigaan dirinya atas foto lebam Ratna yang tersebar di media sosial dan disebut bekas penganiayaan.

Dalam kesaksiannya, Tompi mengaku pernah menganalisis bahwa luka lebam yang dialami Ratna adalah bekas operasi plastik, bukan penganiayaan.

Hal itu didapati Tompi usai melihat sejumlah foto dan keterangan di media sosial terkait luka yang dialami Ratna. Menurutnya di wajah Ratna, saat itu, terdapat sejumlah luka dan lebam khas seseorang yang melakukan operasi plastik.

"Tapi gambaran wajah bengkak memar (Ratna) ini menunjukan ini tipikal bedah plastik. Yang kedua ada foto bu Ratna mengikat rambut ngiket ke atas. Itu gestur-gestur, kebiasaan kita sebagai Dokter bedah plastik menyarankan pasien mengikat rambut agar wajahnya tidak kotor," katanya.

Tompi Mempercepat Ratna untuk Sadar Guna Berhenti BerbohongPenyanyi kondang Indonesia, Teuku Adifitrian atau yang bisa dikenal dengan Tompi. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)

Pengacara Ratna, Insank Nasruddin, sempat mempertanyakan kompetensi Tompi untuk menganalisis sebuah foto. Pasalnya dugaan bahwa Ratna berbohong didapatkan dari analisis Tompi melalui foto, bukan bertemu langsung.

Pengacara Ratna membahas cuitan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di Twitter yang meminta agar Tompi sadar dengan kapasitasnya sebagai dokter bedah kulit bukan fotografer.

Pelantun tembang Menghujam Jantungku itu pun membalas cuitan tersebut seraya mengingatkan kepada politikus PKS tersebut bahwa istrinya pun seorang dokter.

"Apakah saudara fotografer,?" tanya Insank.

"Yes. Saya fotografer profesional," jawab Tompi tegas.

Lalu pengacara diam setelah mendengar dengan pengakuan Tompi sebagai fotografer profesional. Tompi kemudian melanjutkan pernyataannya bahwa dirinya dokter bedah plastik, bukan dokter kulit seperti yang disebut Fahri Hamzah dalam cuitannya.

Dalam kasus ini, Ratna didakwa dengan Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Hukum Pidana karena dianggap telah menyebarkan berita bohong untuk membuat keonaran.

Selain itu, Ratna juga didakwa dengan Pasal 28 ayat 2 juncto pasal 45A ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena dinilai telah menyebarkan informasi untuk menimbulkan kebencian atas dasar Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA).


[Gambas:Video CNN] (sah/kid)