TKN Sebut Kritik Politikus PKS soal Pemilu Buntut Kekalahan

CNN Indonesia | Selasa, 23/04/2019 14:31 WIB
TKN Sebut Kritik Politikus PKS soal Pemilu Buntut Kekalahan Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily, menyebut kritik Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid terhadap penyelenggaraan Pemilu 2019 merupakan buntut kekalahan pasangan capres-cawapres yang diusungnya.

Sebelumnya, Hidayat menganggap Pemilu 2019 merupakan pemilu terburuk yang pernah digelar pascareformasi.

Ace menduga pernyataan Hidayat itu muncul akibat buntut dari kekalahan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang mereka usung, Prabowo-Sandiaga Uno kalah versi hitung cepat (quick count)


"Saya melihat bahwa pernyataan itu muncul dari kekalahan paslon mereka [Prabowo-Sandiaga] terhadap hasil quick count," kata Ace saat ditemui di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Selasa (23/4).

Ace sendiri menilai bahwa hasil penghitungan suara (quick count) yang dilakukan beberapa lembaga survei tak akan berbeda jauh dengan hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal itu terlihat dari tiga kali penyelenggaraan pilpres sebelumnya pada tahun 2014, 2009, dan 2004 yang menunjukkan hasil quick count tak berbeda jauh dengan hasil penghitungan KPU.

"Kita ingat sudah tiga kali pilpres pakai quick count, dan apa yg dilakukan hasil quick count itu sama dengan hasil di KPU. Jadi kalau orang yang kalah pasti mengatakan demikian," kata dia.

Masih dalam kesempatan itu, Ace menilai Pemilu 2019 bukanlah yang terburuk. Bila terdapat kecurangan, ia menyarankan kubu Prabowo-Sandiaga untuk melaporkan kepada pihak Bawaslu dan DKPP agar bisa ditindaklanjuti.

"Proses kita masih belum selesai ya, belum mengambil kesimpulan bahwa pemilu sekarang paling terburuk. Kenapa? Karena kita tahu kalaupun ada kecurangan maka sebaiknya sampaikan pada saluran yang telah disediakan," kata dia.

Tak hanya itu, Ace menilai Pemilu 2019 ini terbilang sukses. Salah satu indikatornya adalah partisipasi masyarakat Indonesia di Pemilu 2019 sangat tinggi mencapai sekitar 80 persen.

"Ini menunjukkan partisipasi masyarakat sangat tinggi sekali pada pemilu saat ini. Jadi tak mengabaikan suara rakyat yang sudah secara berbondong-bondong menyalurkan aspirasi politiknya melalui pemilu 2019 ini," kata dia.

[Gambas:Video CNN] (rzr/arh)