Gunung Merapi Dua Kali Luncurkan Lava Pijar

Antara, CNN Indonesia | Rabu, 24/04/2019 10:51 WIB
Gunung Merapi Dua Kali Luncurkan Lava Pijar Ilustrasi luncuran lava pijar dari Gunung Merapi. (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gunung Merapi di Jawa Tangah terpantau meluncurkan dua kali guguran lava pijar sepanjang Rabu (24/4) pagi. Luncuran lava pijar mengarah ke hulu Kali Gendol dengan jarak luncur 350 hingga 1.100 meter.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida menyebutkan dua guguran lava terpantau melalui kamera pengamatan pada periode pukul 00.00-06.00 WIB

Selain guguran lava, selama periode itu BPPTKG juga merekam enam gempa guguran dengan amplitudo 4-50 mm dan durasi hingga 100 detik dan satu kali gempa fase banyak dengan amplitudo 2 mm selama 7,56 detik.


Hasil pengamatan visual juga menunjukkan asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 20 meter di atas puncak kawah.


Angin di gunung itu bertiup lemah hingga sedang ke arah timur laut dan barat. Suhu udara 16.5-21.6 derajat celsius, kelembapan udara 67-92 persen, dan tekanan udara 627.7-707.9 mmHg.

Hingga saat ini BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Sehubungan semakin jauhnya jarak luncur awan panas guguran Merapi, BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaan.


Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat diminta tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi atau kantor BPPTKG, atau melalui media sosial BPPTKG. (ain)