Caleg PDIP Polisikan Eggi Sudjana Terkait Seruan People Power

CNN Indonesia | Rabu, 24/04/2019 18:15 WIB
Caleg PDIP Polisikan Eggi Sudjana Terkait Seruan People Power Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis Eggi Sudjana. (CNN Indonesia/Priska Sari Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Caleg PDIP S Dewi Ambarawati alias Dewi Tanjung melaporkan Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Eggi Sudjana ke Polda Metro Jaya terkait dengan seruannya tentang people power.

Eggi sudjana belum berkomentar tentang laporan tersebut. CNNIndonesia.com telah berupaya menghubungi Eggi namun belum mendapat tanggapan.

Dewi mengaku merasa dirugikan atas pernyataan Eggi tersebut, sebab itu dia melaporkan Eggi dengan tuduhan makar dan pelanggaran atas UU ITE.


"Saya sebagai warga negara merasa terganggu dengan statement ini karena memang ini baru statement mungkin untuk pelaksanaanya kita belum tahu, tapi baru statement ini sudah satu bentuk ancaman kepada stabilitas keamanan negara," tutur Dewi di Mapolda Metro Jaya, Rabu (24/4).


Dewi mengatakan pernyataan Eggi tersebut diketahui dari video yang tersebar di grup WhatsApp dan YouTube pada 17 April lalu.

Dewi mengungkapkan sudah mencoba menghubungi Eggi untuk menanyakan maksud dari pernyataannya tersebut. Namun, dikatakan Dewi, Eggi tak kunjung memberikan respon hingga akhirnya ia memutuskan untuk melaporkannya ke kepolisian.

"Saya melihatnya pas 17 April itu setelah beberapa menit quick count Pilpres, di situ ada orasi Eggi Sudjana yang mengajak untuk mengadakan people power kebetulan saya memang melihat itu merasa terganggu jadi enggak menerima hal ini terjadi," tuturnya.

Dalam laporan itu, Dewi turut serta membawa barang bukti berupa rekaman video Eggi saat memberikan pernyataan tentang people power.

Dewi melaporkan Eggi dengan dugaan pemufakatan jahat atau makar dan dugaan melanggar UU ITE Pasal 107 KUHP junto Pasal 87 KUHP atau Pasal 28 ayat (2) junto Pasal 45 ayat (2) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik.

"Setelah diteliti people power itu sama dengan makar atau merebut kekuasaan yang sah," ujarnya.
Di sisi lain, Dewi mengungkapkan juga berencana melaporkan Amien Rais. Namun, karena tak membawa barang bukti, sehingga laporan terhadap Amien urung dilakukan.

"Tadinya saya ingin melaporkan sekalian Amien Rais tapi di sini saya tidak menyertakan bukti rekaman yang harus saya berikan ke penyidik Polda Metro," ucap Dewi.

Laporan itu telah diterima pihak kepolisian dengan nomor laporan LP/2424/IV/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus dengan pelapor Dewi Ambarwati dan terlapor Eggi Sudjana tertanggal 24 April 2019.
[Gambas:Video CNN] (dis/ugo)