Adinda menyebut partainya memang mengakui kekalahan, namun torehan tiga juta suara berdasarkan hasil hitung cepat membuktikan bahwa masih ada masyarakat yang percaya politik gagasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari awal PSI enggak punya, loh, figur itu. Grace pertama kali muncul sebagai ketum bukan siapa-siapa dari dunia politik," ucapnya.
PSI mendeklarasikan kekalahannya tak lama setelah hasil quick count dirilis. Meski tetap menunggu penghitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), namun PSI sudah mengambil kesimpulan partai bakal gagal lolos ke DPR.
"Menurut quick count, PSI mendapat 2 persen. Dengan perolehan itu PSI tidak akan berada di Senayan lima tahun ke depan," kata Ketua Umum PSI Grace Natalie dalam pidato kekalahannya yang diunggah di situs resmi PSI, Rabu (17/4).
Adinda menyatakan deklarasi itu sekaligus sikap percaya terhadap hasil quick count yang disebutnya sebagai metode ilmiah yang diizinkan undang-undang.
"Partai nasakom satu koma, gitu kan. Terus kita tanya tahu darimana? Dari quick count, lah. Kan, udah percaya quick count, ngakunya menang. Jadi ada standar ganda nih," tambahnya. (ani/wis)