Andi Arief Sebut Pertemuan AHY-Jokowi Bisa Mengilhami Prabowo

CNN Indonesia | Sabtu, 04/05/2019 18:38 WIB
Andi Arief Sebut Pertemuan AHY-Jokowi Bisa Mengilhami Prabowo Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief menyebut pertemuan Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Presiden Joko Widodo bisa menjadi inspirasi bagi calon presiden Prabowo Subianto.

AHY diketahui melakukan pertemuan dengan Jokowi di Istana Merdeka pada Kamis (2/5) lalu. Lewat akun twitternya @AndiArief_, ia menyinggung soal Prabowo yang menunda menjenguk Ani Yudhoyono di Singapura usai pertemuan antara AHY dan Jokowi.

Ia mempertanyakan apakah penundaan tersebut lantaran Prabowo 'ngambek' dengan pertemuan tersebut atau tidak.

"Apakah penundaan Pak Prabowo ke Singapura adalah 'ngambek' karena AHY penuhi undangan Jokowi? Justru Pak Prabowo akan terinspirasi. Membuka dialog bukan berarti menukar sikap politik. Namun bisa meluaskan segi-segi positif di tengah politik yang seperti tanpa solusi," seperti dikutip dari cuitan Andi, Sabtu (4/5).




Andi menyebut lewat pertemuan itu AHY memberi pesan kepada semua pihak bahwa jangan menutup pintu dialog meski memiliki perbedaan pilihan dalam politik. 

"AHY memberi pesan pada semua bahwa meski punya pilihan dan sikap dalam politik namun jangan tutup pintu dialog. Tanpa dialog demokrasi terancam," kata Andi dalam cuitannya.

Lebih lanjut, Andi mempersilakan semua pihak untuk menuduh bahwa Partai Demokrat memiliki 'posisi abu-abu' karena memilih jalan tengah pasca Pilpres 2019.

"Silakan menuduh Partai Demokrat abu-abu karena pilihan jalan tengah pasca pilpres 2014. Semakin keras tuduhan semakin membuktikan sikap dan pilihan itu kami anggap benar. Dalam jangka pendek Demokrat terkena ekses elektoral, jangka panjang kami yakin Demokrat adalah solusi..," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]



(dis/agt)