Densus 88 Kembali Tangkap 4 Teroris JAD, Satu Tewas Ditembak

CNN Indonesia | Minggu, 05/05/2019 14:27 WIB
Densus 88 Kembali Tangkap 4 Teroris JAD, Satu Tewas Ditembak Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebut Tim Densus 88 Antiteror kembali membekuk empat teroris, pengambangan dari penggerebekan di Bekasi, kemarin. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyebut Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror kembali menangkap empat terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung, Minggu (5/5). Penangkapan empat terduga teroris berkaitan dengan penggerebekan yang dilakukan di Bekasi, kemarin.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, satu dari empat terduga teroris tersebut terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan.

"Sehingga pelaku meninggal dunia," ujar Dedi kepada CNNIndonesia.com saat dikonfirmasi, Minggu (5/5).


Sementara terkait inisial dan lokasi tempat penangkapan tersebut, Dedi belum menjelaskan lebih lanjut. Dedi hanya memastikan penangkapan hari ini dilakukan di sekitar Jakarta dan Bekasi.


Pada Sabtu (4/5), Polri juga telah mengamankan tiga terduga teroris yakni SL (34) yang ditangkap di Babelan, Bekasi pada pukul 04.34 WIB, AN (20) di Kecamatan Tambun Selatan pada pukul 08.49 WIB dan MC (28) ditangkap di Kecamatan Tegal Timur pada pukul 14.30 WIB.

Dedi pun membantah pernyataan Kapolres Bekasi Kabupaten Kombes Candra Sukma Kumara yang membenarkan kabar meninggalnya salah seorang terduga teroris pada Sabtu lalu itu.

"Enggak ada yang meninggal dunia. Case masih dikembangkan," ujar Dedi menegaskan.

Dedi menegaskan tiga terduga teroris itu memiliki keterlibatan dengan kelompok Jamah Ansharut Daulah (JAD) Lampung yang berafiliasi dengan ISIS.


Sebelumnya, Kapolres Bekasi Kabupaten Kombes Candra Sukma Kumara membenarkan terjadi penangkapan teroris di daerah Babelan, Kabupaten Bekasi. Saat penangkapan, kata Candra, satu orang tertembak dan dua orang lainnya buron.

"Satu tertembak dan dua buron," kata Candra, Sabtu (4/5).

Camat Babelan Deni Mulyadi saat dikonfirmasi pada Sabtu petang membenarkan kejadian itu. Menurut dia, ada salah satu pelaku yang tewas ditembak polisi saat penggerebekan itu.

"Iya benar ada penggerebekan teroris. Informasinya satu yang tewas. Jenazah terduga teroris yang belum diketahui identitasnya itu dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur," katanya.

(ani/ain)