Beri Dukungan Moril, Ayah Hadiri Sidang Vanessa Angel

CNN Indonesia | Kamis, 09/05/2019 16:56 WIB
Beri Dukungan Moril, Ayah Hadiri Sidang Vanessa Angel Ayahanda Vanessa, Doddy Sudrajat, tampak hadir dalam ruang sidang puterinya. (CNN Indonesia/Farid)
Surabaya, CNN Indonesia -- Terdakwa kasus pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) terkait penyebaran konten asusila Vanessa Angel didampingi sang ayah dalam sidang lanjutannya di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (9/5). Tujuannya, memberikan dukungan moril saat kondisi psikologisnya masih buruk.

Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi tersebut digelar di Ruang Garuda. Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, di dalam ruangan itu nampak keberadaan ayahanda Vanessa, Doddy Sudrajat.

Doddy yang mengenakan kacamata dan kemeja hitam tersebut terlihat duduk di kursi pengunjung sidang. Saat anaknya memasuki ruangan ia hanya terdiam sembari memandangi Vanessa yang dibawa ke kursi terdakwa.


Tak berselang lama, Doddy pun kemudian meninggalkan Ruang Garuda, lantaran sidang Vanessa tersebut harus digelar secara tertutup. Semua yang tak berhubungan dengan perkara pun diminta majelis hakim untuk keluar.

Saat ditanya apa maksud kedatangannya tersebut, Doddy mengaku sedang memberikan dukungan moril kepada puterinya itu.

Vanessa Angel menangis karena ramadan di dalam penjara.Vanessa Angel menangis karena menjalani awal ramadan di dalam penjara. (CNN Indonesia/Farid Miftah Rahman)
"[Kehadiran] saya dalam rangka men-support. Yang selama ini beritanya simpang siur, beritanya yang tidak benar mengenai saya dan mamanya dan keluarganya. Saya ingin membuktikan kalau saya masih support Vanessa," kata Doddy.

Doddy yang didampingi ibu sambung Vanessa ini, mengatakan sudah tiba sejak pagi tadi. Ia juga mengaku sempat membesuk anaknya di Rutan Klas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo.

Saat bertemu, kata dia, mereka saling berpelukan dengan haru.

"Vanessa peluk saya, peluk mamahnya, dia nangis, mungkin karena sudah hampir beberapa bulan enggak ketemu saya, tiga bulan lebih saya enggak ketemu," ujarnya.

Kendati demikian, Doddy mengaku selalu memantau kondisi anaknya melalui psikolog pendamping Vanessa, Ayu Keyla.

"Saya masih komunikasi dengan ibu ayu sebagai mentor dan motivator Vanessa. Jadi saya selalu dapat info dari beliau, dan saya juga sering menitipkan pesan-pesan, untuk Vanessa," kata dia.

orum Emak-emak Jawa Timur, menggelar aksi simpatik, menuntut kepolisian untuk melindungi kaum perempuan dari kejahatan eksploitasi prostitusi online yang kini menjerat artis Vanessa Angel di depan Mapolda Jatim, Jumat (1/2)Forum Emak-emak Jawa Timur menggelar aksi simpatik menuntut kepolisian melindungi kaum perempuan dari eksploitasi prostitusi online yang menjerat Vanessa Angel di depan Mapolda Jatim, Jumat (1/2). (CNN Indonesia/Farid Miftah Rahman)
Doddy pun mengatakan dalam kedatangannya ke Surabaya kali ini, ia sengaja membawakan sajadah dan mukena untuk digunakan Vanessa beribadah selama di tahanan.

"Saya mau bawakan sajadah sama mukenah, buat dia, saya sudah siapkan," kata Doddy.

Ayu Keyla mengatakan bahwa kondisi artis film televisi (FTV) tersebut tengah dalam titik yang buruk.

Kedatangan dan dukungan ayah Vanessa ini, katanya, diharapkan memperbaiki kondisi psikologis artis berusia 27 tahun itu.

"Pasti ada tekanan psikologis, karena masalah ini tidak selesai-selesai, tapi dengan kedatangan ayahnya, semoga bisa membaik," kata Keyla.

Sidang kali ini beragendakan mendengarkan keterangan saksi dari penyidik Polda Jatim yang pernah memeriksa Rian Subroto.

Dua muncikari yang ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus Vanessa Angel.Dua muncikari yang ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus Vanessa Angel. (CNN Indonesia/Farid Miftah Rahman)
Rencana pemeriksaan di persidangan, penyidik kepolisian yang pernah memeriksa Rian Subroto ini, dibenarkan oleh Ketua Tim pengacara Vanessa, Abdul Malik.

"Iya benar, sekarang keterangan penyidik," ujar Malik.

Selain Vanessa, ada pula tiga muncikari lain yang menjalani sidang kasus prostitusi online di PN Surabaya, hari ini.

[Gambas:Video CNN] (frd/arh)