30 Ribu Polisi Bakal Diterjunkan di Hari 'Penentuan' 22 Mei

CNN Indonesia | Sabtu, 11/05/2019 16:28 WIB
30 Ribu Polisi Bakal Diterjunkan di Hari 'Penentuan' 22 Mei Ilustrasi polisi. (CNNIndonesia/Fachri Fachrudin)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polda Metro Jaya memastikan akan menerjunkan sedikitnya 30 ribu pasukan untuk mengamankan jalannya proses akhir rekapitulasi suara pada 22 Mei mendatang.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan pasukan-pasukan ini akan ditempatkan di beberapa tempat, salah satunya yakni Gedung KPU dan Bawaslu demi kelancaran proses demokrasi ini.

"Nanti pada saat 22 Mei akan terjunkan 30 ribu pasukan ditempatkan di beberapa tempat," kata Eddy di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Sabtu (11/5).



Aksi 30 ribu anggota kepolisian itu selain untuk mengamankan jalannya proses demokrasi dalam hal penghitungan suara, diakui Eddy pihaknya telah mendengar akan adanya rencana aksi di beberapa tempat.

Meski begitu, Eddy tak menjelaskan dengan rinci aksi apa dan dimana saja yang informasinya telah dia kantongi.

"Aksi-aksi ada, kita lakukan pengamanan," katanya.


Dia juga menyebut kegiatan aksi sebenarnya sudah terjadi sebelum tanggal 22 Mei. Meski begitu dia meyakinkan bahwa aksi yang berjalan baru-baru ini berlangsung damai dan teratur.

Aparat kepolisian pun kata dia telah mengamankan sejumlah aksi yang terjadi usai Pemilu 2019.

"Kami sudah melakukan kegiatan pengamanan yaitu di KPU maupun di Bawaslu, ya syukur alhamdulillah sampai sekarang kan aksinya berupa aksi damai," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN] (pris/agi)