Rekapitulasi KPU, Jokowi Menang Telak di Yogyakarta

CNN Indonesia | Senin, 13/05/2019 16:05 WIB
Rekapitulasi KPU, Jokowi Menang Telak di Yogyakarta Rekapitulasi nasional KPU menunjukkan Jokowi unggul di Yogyakarta dengan raihan 1,6 juta suara atau 69 persen (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin berhasil meraih kemenangan atas rivalnya, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Pilpres 2019.

Hal itu terungkap dalam hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional di Kantor KPU RI, Jakarta, Senin (13/5).

Di provinsi asal 'Bakpia' itu, Jokowi-Ma'ruf meraih suara mutlak sebesar 1.655.174 suara atau 69,04 persen. Sementara, pasangan Prabowo-Sandiaga hanya meraih 742.481 suara atau 30,96 persen.

Ketua KPUD Provinsi DI Yogyakarta, Hamdan Kurniawan mengatakan perolehan suara kedua pasangan calon itu didapatkan dari total suara sah untuk Pilpres sebanyak 2.397.655 suara.


"Sementara jumlah suara tidak sah sebesar 52.024. Sehingga jumlah suara sah dan tidak sah sebesar 2.449.679," kata Hamdan.

Hamdan sendiri merinci jumlah pemilih Pilpres di Provinsi DI Yogyakarta sebanyak 2.839.016 orang, dan jumlah yang menggunakan hak pilih di Pilpres sebanyak 2.449.679 orang.

Hasil Pilpres 2019 itu menunjukan bahwa perolehan suara Jokowi mengalami kenaikan siginifikan di Provinsi DI Yogyakarta dibandingkan pada Pilpres 2014 silam. Sementara itu rivalnya, Prabowo mengalami penurunan suara di provinsi tersebut.

Diketahui, pasangan Jokowi-JK memperoleh 1.234.249 suara atau sebesar 55.81 persen di Yogyakarta pada Pilpres 2014. Sementara pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa meraih 977.342 suara atau meraih 44,19 persen kala itu.
Rekapitulasi KPU, Jokowi Menang Telak di YogyakartaJokowi saat kampanye terbuka di Solo, Jawa Tengah beberapa waktu lalu. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

PDIP Kembali Unggul

Sementara itu, hasil Pemilihan Legislatif DPR RI di DI Yogyakarta mencatat PDIP sebagai parpol dengan suara tertinggi dibandingkan 15 partai lainnya. PDIP memperoleh 654.088 suara sah.

Perolehan suara PDIP lantas disusul berturut-turut oleh PKB dengan 264.698 suara, PAN (237.731 Suara), PKS (229.815 suara), Gerindra (191.346 suara) dan Nasdem ( 166.680 suara).

Perolehan suara lantas disusul oleh Golkar sebesar 152.903 suara, Demokrat ( 62.708 suara), PPP (62.357 suara), Partai Berkarya (60.611 Suara), PSI (45.347 Suara), Perindo (27.364 Suara), PBB (9.378 Suara), Partai Garuda (8.675 Suara), Hanura (6.987 Suara) dan paling buncit ditempati oleh PKPI (3.667 suara).

Diketahui, PDIP menjadi pemenang di DIY pada Pemilihan legislatif tahun 2014 silam. Kala itu PDIP berhasil meraup 570.531 suara.

Sebelumnya, hingga Minggu (12/5) kemarin, KPU sudah merekapitulasi suara di sembilan provinsi, yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Bengkulu, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Gorontalo, Bali dan Bangka Belitung dan Sulawesi Barat. (rzr/gil)