Wadah Pegawai Wanti-wanti Pansel KPK Bekerja Transparan

CNN Indonesia | Rabu, 15/05/2019 07:26 WIB
Wadah Pegawai Wanti-wanti Pansel KPK Bekerja Transparan Komisi Pemberantasan Korupsi, KPK. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wadah Pegawai (WP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta panitia seleksi (pansel) calon pimpinan KPK bekerja secara transparan. Ketua WP KPK Yudi Purnomo mengatakan transparansi dalam arti akses terbuka perihal kinerja pansel KPK dari mulai proses pendaftaran sampai tahap penyerahan nama-nama calon pimpinan.

"WP KPK berharap siapapun yang ditetapkan oleh Presiden untuk menjadi panitia seleksi calon pimpinan KPK akan transparan dalam menjalankan tugasnya untuk menyeleksi calon pimpinan KPK yang akan dipilih oleh DPR," ujar Yudi melalui siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (14/5).

Yudi menyatakan Pansel KPK memiliki tugas yang berat. Sebab, katanya, mereka mengemban tanggung jawab dalam merekomendasikan nama-nama calon pimpinan KPK periode 2019-2023 yang nantinya dapat memberantas korupsi dengan unsur 1.500-an pegawai. Terlepas itu, Yudi berharap agar pimpinan KPK ke depan dapat lebih baik daripada era sebelumnya.


Dia pun menyarankan agar pansel KPK dapat terjun langsung dalam mencari calon pimpinan KPK yang profesional dan memiliki tekad kuat dalam upaya memberantas korupsi.


Wadah Pegawai Wanti-wanti Bakal Pansel KPK Bekerja TransparanKetua WP KPK, Yudi Purnomo (kanan). CNN Indonesia/Safir Makki

Kemudian, tambah Yudi, poin terpenting adalah Pansel KPK dapat mencermati rekam jejak setiap pendaftar. Jangan sampai, kata dia, pansel memilih kandidat yang memiliki reputasi di bawah kriteria, seperti dapat dipengaruhi orang lain dan tidak berintegritas.

"Kami berharap bahwa pansel tidak hanya menunggu pendaftar tetapi juga mau menjemput bola terhadap tokoh nasional, kaum profesional maupun akademisi kampus yang dianggap mumpuni dan kredibel menjadi pimpinan KPK," kata dia.

Lebih lanjut, Yudi menegaskan bahwa pekerjaan memberantas korupsi acap kali berujung kepada serangan balik yang dilakukan oleh koruptor. Oleh karena itu, dia meminta agar Pansel KPK dapat menaruh perhatian dalam mencari calon pemimpin.

"Sehingga tidak ada permasalahan yang bisa dicari dari mereka sekecil apa pun yang bisa menjatuhkan kredibilitas dan integritas mereka yang bisa menghambat upaya pemberantasan korupsi di negeri ini," ucap dia.


Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan sudah mengantongi sejumlah nama untuk menjadi anggota Pansel Calon Pimpinan KPK. Jokowi memastikan Pansel KPK akan terbentuk pekan ini.

"Pansel KPK insyaallah minggu ini sudah ditandatangani. Baru digodok, banyak nama sudah masuk dan tinggal kita putuskan," kata Jokowi usai buka puasa bersama di Rumah Dinas Ketua DPR Bambang Soesatyo, Jakarta, Senin (13/5).

Jokowi menyebut nama-nama yang sudah dirinya pegang berasal dari kalangan akademisi, praktisi, pemerintah, hingga LSM. Menurut dia, nama-nama itu saat ini masih dibahas sebelum ditetapkan menjadi anggota Pansel KPK.

"Ya kaya lima tahun yang lalu satu per satu kami lihat ya. Minggu ini kami akan tandatangani," ujarnya.

[Gambas:Video CNN] (ryn/ain)