Otto Hasibuan dan Denny Indrayana Kuasa Hukum Prabowo di MK

CNN Indonesia | Selasa, 21/05/2019 19:43 WIB
Otto Hasibuan dan Denny Indrayana Kuasa Hukum Prabowo di MK Otto Hasibuan menjadi Ketua Tim kuasa hukum Prabowo-Sandi untuk berperkara di MK terkait hasil Pilpres 2019. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Peserta Pilpres 2019 paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah menetapkan tim kuasa hukum untuk menggugat hasil perhitungan suara ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Direktur Hukum dan Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan sejauh ini telah ada empat orang yang akan menjadi tim kuasa hukum yaitu Otto Hasibuan, Denny Indrayana, Irman Putra Sidin, dan Rikrik Rizkiyana.

"Benar. Itu timnya," ucap Dasco saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Selasa (21/5).


Dasco belum mau bicara banyak soal tim kuasa hukum. Meski begitu dia mengonfirmasi bahwa Otto bakal menjadi ketua tim. Selain itu, Dasco pun belum mau bicara kemungkinan penambahan anggota. Dia mengatakan itu tergantung dari pimpinan tim kuasa hukum.

"Kemungkinan ada, tapi belum tahu. Nanti team leader yang akan menentukan anggotanya," ucap Dasco.


Sejauh ini, CNNIndonesia.com sudah berusaha menghubungi Otto Hasibuan, Denny Indrayana, dan Irman Putra Sidin. Namun, mereka belum merespons.

Otto Hasibuan dan Denny Indrayana Kuasa Hukum Prabowo di MKDenny Indrayana. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Prabowo-Sandi berencana mengajukan sengketa pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka mengutarakan itu usai KPU selesai melakukan perhitungan suara Pemilu 2019, yang mana dinyatakan paslon 01 Joko Widodo-Maruf Amin memperoleh suara lebih besar.

"Menyikapi hasil dari KPU RI yang sudah mengumumkan hasil rekapitulasi nasional pada dini hari tadi, rapat hari ini memutuskan paslon 02 akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi," kata Direktur Hukum dan Advokasi BPN saat ditemui di Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Selasa (21/5).

KPU mengumumkan hasil perhitungan suara 2019 pada Selasa dini hari (21/5). Pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin memperoleh 85.607.362 suara sah.

Jumlah tersebut setara dengan 55,50 persen dari total suara sah di Pilpres 2019 sebanyak 154.257.601 suara.

Sementara itu, paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat 68.650.239 suara sah atau 44,50 persen dari total suara sah.


[Gambas:Video CNN] (bmw/kid)