Pantauan CNNIndonesia.com, Rabu (22/5) pukul 02.42 WIB, tampak personel TNI AD ikut dalam barisan terdepan. Mereka mengenakan seragan loreng, helm dan rompi.
Sejak Pukul 23.00 WIB massa aksi di Bawaslu enggan untuk membubarkan diri. Polisi telah berupaya bernegosiasi dengan massa namun gagal. Polisi mengambil tindakan tegas dengan menembakan gas air mata dan menyemprotkan water cannon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Massa tetap bertahan dan melakukan perlawanan dengan melempari petugas dengan batu dan molotov. Mereka juga membakar tumpukan sampah di Jalan KH Mas Mansyur.
Petugas mulai mengendurkan serangan. Seorang aparat mengingatkan agar polisi bertahan.
"Malam masih panjang, amunisi dikontrol," ujar seorang polisi.