Kapolri hingga Zulhas Sambut Jenazah Arifin Ilham di Halim

CNN Indonesia | Kamis, 23/05/2019 18:20 WIB
Kapolri hingga Zulhas Sambut Jenazah Arifin Ilham di Halim Sejumlah pejabat dan tokoh agama pun berada di sana menyambut jenazah Arifin Ilham di Bandara Halim, beberapa di antaranya Kapolri, Gubernur DKI, dan Ketua MPR. (ANTARA FOTO/Deka Wira)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jenazah Ustaz Arifin Ilham telah tiba pada petang tadi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (23/5).

Sejumlah pejabat dan tokoh agama pun berada di sana menyambut jenazah mendiang pendiri Pesantren Az-Zikra tersebut.

Beberapa di antaranya adalah Ketua MPR Zulkifli Hasan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Ustaz Yusuf Mansur, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar, dan Kapolres Bogor AKBP AM Dicky.


Ustaz Arifin Ilham meninggal saat menjalani perawatan akibat penyakit kanker kelenjar getah bening di Penang, Malaysia pada Rabu (22/5). Sehari sebelumnya, pria asal Banjarmasin itu diketahui memasuki masa kritis.


Arifin rencananya akan dimakamkan malam ini di pondok pesantren yang ia bangun, Az-Zikra, di kawasan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, persiapan telah dilakukan untuk memakamkan sang mendiang guru di pondok tersebut.



Semula, rencananya jenazah Arifin Ilham akan dibawa ke Pondok Pesantren Az-Zikra di Sentul, Bogor, sebelum dibawa ke Gunung Sindur dan disalati kembali di sana.

AM Dicky menyatakan Polres Bogor menerjunkan 400 personel untuk mengawal pemakaman almarhum Ustadz Muhammad Arifin Ilham di Pesantren Az-Zikra Gunung Sindur Kabupaten Bogor.

"Pengamanan ini dilaksanakan agar tidak terjadi penumpukan para pelayat yang akan melaksanakan takziah," ujar Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky saat mendatangi rumah duka di Majelis Az-Zikra Sentul Kabupaten Bogor, Kamis (23/5) seperti dilansir Antara.

[Gambas:Instagram]


Menurut dia, selain pengawalan di rumah duka, personel disebar ke beberapa titik untuk mengurai jika terjadi kemacetan di rute pengantaran jenazah ke rumah duka, maupun ke pemakaman.

"Bentuk penghormatan kami kepada almarhum. Kami prediksi akan terjadi kepadatan, karena antusiasme masyarakat dengan sosok almarhum. Tidak ada rekayasa atau pengalihan hanya ada pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas saja oleh petugas," kata Dicky.

(kid/dea)