Twitter Dahnil Anzar Dibajak, Cuitkan #AyoHindariPajakMotor

CNN Indonesia | Jumat, 24/05/2019 19:35 WIB
Twitter Dahnil Anzar Dibajak, Cuitkan #AyoHindariPajakMotor Koordinator juru bicara BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Akun twitter resmi milik Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak @Dahnilanzar sejak siang beberapa kali mencuitkan hal-hal yang tak biasa.

Misalnya, cuitan mengajak masyarakat untuk tak bayar pajak karena Prabowo tak terpilih jadi presiden.

"Buat Apa Bayar Pajak Motor Kalau Prabowo Tidak Jadi Presiden ?? Masa saya harus bayar pajak ke pemerintahan rezim china?" cuit akun twitter @Dahnilanzar seperti dikutip CNNIndonesia.com, Jumat (24/5).
 
Cuitan itu juga disertai tagar#AyoHindariPajakMotor yang langsung tweet ulang oleh beberapa pengikutnya.


"Jangan Anggap Remeh Anak Vespa Sarungan, Jadi Buat apa bayar pajak ? Naik Motor Juga Ga perlu pakai helm, cukup peci melindungi kepala. peci lebih sakti daripada helm. Petugas akan takut dengan pengendara bersarung," cuit dia selanjutnya.



Rangkaian cuitan tak lazim itu karena ada yang membajak akun Dahnil. Hal tersebut diketahui setelah ada klarifikasi dari Dahnil.

Menurut Dahnil pembajakan terhadap akunnya terjadi hari ini dan kemarin malam.

"Sahabat sekalian tadi malam akun twitter saya @Dahnilanzar sempat dibajak, namun atas bantun kawan-kawan pagi tadi bisa kembali masuk," kata Dahnil memberi klarifikasi melalui pesan singkat kepada wartawan.

Dahnil menuturkan pada hari ini akunnya dibajak sore, setelah dirinya menemani calon wakil presiden Sandiaga Uno dan Direktur Media dan Komunikasi Hashim Djodjohadikusumo melakukan konperensi pers.

"Sore ini pascakonpres terkait dengan gugatan MK, saya kembali tidak bisa akses akun twitter saya. Semua tweet sore tadi setelah konpres di Kertanegara bersama bang Sandi bukan dari saya, dan akun saya tidak di bawah kendali saya. Siapa pun yang melakukan pasti mereka yang berniat jahat," kata Dahnil.

Hingga saat ini akun twitter milik mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu belum kembali normal.Cuitan-cuitan tak lazim juga belum dihapus. (tst/wis)