Misalnya, cuitan mengajak masyarakat untuk tak bayar pajak karena Prabowo tak terpilih jadi presiden.
"Buat Apa Bayar Pajak Motor Kalau Prabowo Tidak Jadi Presiden ?? Masa saya harus bayar pajak ke pemerintahan rezim china?" cuit akun twitter @Dahnilanzar seperti dikutip CNNIndonesia.com, Jumat (24/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Menurut Dahnil pembajakan terhadap akunnya terjadi hari ini dan kemarin malam.
Dahnil menuturkan pada hari ini akunnya dibajak sore, setelah dirinya menemani calon wakil presiden Sandiaga Uno dan Direktur Media dan Komunikasi Hashim Djodjohadikusumo melakukan konperensi pers.
"Sore ini pascakonpres terkait dengan gugatan MK, saya kembali tidak bisa akses akun twitter saya. Semua tweet sore tadi setelah konpres di Kertanegara bersama bang Sandi bukan dari saya, dan akun saya tidak di bawah kendali saya. Siapa pun yang melakukan pasti mereka yang berniat jahat," kata Dahnil.
Hingga saat ini akun twitter milik mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu belum kembali normal.Cuitan-cuitan tak lazim juga belum dihapus. (tst/wis)