UAS Bantah Tudingan pada Akun Twitter Said Didu yang Diretas

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 14/04/2019 16:53 WIB
UAS Bantah Tudingan pada Akun Twitter Said Didu yang Diretas Abdul Somad angkat suara atas beberapa tudingan yang dilontarkan akun Twitter @SaidDidu yang diretas sejak Sabtu (14/4) malam. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ulama kondang asal Riau, Ustaz Abdul Somad (UAS) lewat tiga foto yang diunggah di akun Instagram @ustadzabdulsomad membantah tudingan yang dilontarkan akun Twitter @saididu yang telah diretas pada Sabtu (13/4) malam.

Pada foto pertama yang berwarna hitam putih, terlihat UAS saat berceramah. Pada foto itu juga ditempelkan foto berukuran kecil ketika dirinya berpelukan dengan Prabowo.

UAS juga membubuhkan keterangan "Menjadi marah hanya karena berbeda pilihan. Lalu marah berubah menjadi fitnah. Menunjukkan akal tak lagi mengikat nafsu. Semoga kita tetap jaga NKRI dengan kelapangan hati". Tulisan di foto tersebut diakhiri dengan tagar #SaveUAS.

Pada foto kedua, terlihat UAS berpelukan dengan Prabowo. Dalam foto itu, ia menuliskan keterangan "Pilpres tetap ada lima tahun sekali dari dulu hingga kini. Pilpres 2019 bagi UAS? Memperlihatkan mana teman sejati, mana lawan berbaju kawan selama ini".


Sementara pada unggahan foto terakhir, tertulis "Air selalu mengalir, dia tidak bisa ditahan. Ketika dia ditahan, maka dia akan menjadi sebuah perlawanan yang besar. Fitnah yang muncul pasca-pertemuan dengan Prabowo sudah dipersiapkan dengan matang sebelumnya".

Dalam foto tersebut juga terdapat tulisan bertagar #SAVE_UAS dengan latar belakang gambar ketika UAS dan Prabowo berpelukan. Sementara di sisi kanan terdapat foto cuitan akun Twitter Said Didu yang diretas dan dibubuhi tulisan FITNAH.

Sebagai keterangan ketiga foto tersebut, UAS menuliskan "Apa yang terjadi pada saya, kuserahkan semua pada Engkau ya Allah, yang penting sudah kusampaikan".

Foto ini diunggah UAS sekitar pukul 09.00 WIB pagi tadi. Hingga saat ini unggahan itu telah disukai oleh lebih dari 855 ribu pengguna Instagram dan mendapatkan lebih dari 30 ribu komentar.

Sejumlah komentar di antaranya menyatakan dukungan dan turut mendoakan UAS.

[Gambas:Instagram]

Usai debat terakhir Pilpres 2019, akun Twitter mantan staf khusus Menteri ESDM Said Didu melontarkan berbagai tuduhan, mulai dari UAS menerima rumah dari capres nomor urut 02 Prabowo Subianto hingga terlibat perselingkuhan.

Akun tersebut juga menuding UAS menerima uang dari Prabowo agar memberikan dukungan pada Prabowo yang tidak terlepas dari peran Presiden Indonesia Lawyers Club Karni Ilyas.

Melalui akun Twitter, TV One News juga telah membantah tudingan tersebut dan menyebutnya sebagai fitnah.

Kepada CNNIndonesia.com, Said Didu mengakui akun Twitternya telah diretas dan hingga Minggu sore ini ia belum bisa mendapatkan kendali atas media sosialnya tersebut. Said Didu mengatakan bahwa ia telah melapor kepada Twitter atas peretasan tersebut. (pris/vws)