Gunung Agung Erupsi Lagi, Dua Kabupaten di Bali Hujan Abu

CNN Indonesia | Sabtu, 25/05/2019 00:31 WIB
Gunung Agung Erupsi Lagi, Dua Kabupaten di Bali Hujan Abu Ilustrasi erupsi Gunung Agung. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Karangasem, CNN Indonesia -- Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali erupsi pada Jumat (24/5) pukul 19.23 WITA. Letusan itu memuntahkan lava pijar sejauh 2,5 hingga 3 kilometer ke segala arah.

"Iya telah terjadi erupsi. Tinggi kolom abu tidak teramati. Namun, terdengar suara gemuruh sedang-kuat di pos pengamatan," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali, I Made Rentin, di Denpasar, seperti dilansir Antara.
Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi sekitar 4 menit 30 detik. Meskipun Gunung Agung kembali erupsi, saat ini status gunung tertinggi di Pulau Bali itu masih pada status Level III (Siaga).

Berdasarkan laporan dari relawan Pasebaya, erupsi yang terjadi malam ini tidak ada tanda-tanda awal akan meletus. Ketika api sudah keluar baru ada peningkatan seismogram. Titik api juga masih terlihat membakar semak belukar


Dampak erupsi, ada beberapa daerah di Kabupaten Karangasem yang terpapar hujan abu dan pasir tebal yakni Desa Pempatan, Desa Besakih, Desa Menanga, Desa Sebudi, Desa Muncan, Desa Amerta Bhuana, Desa Nongan, Desa Rendang dan beberapa wilayah di Kabupaten Bangli.
Rentin mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Agung agar tidak beraktivitas di radius 4 kilometer dari kawah puncak. Zona perkiraan bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual/terbaru.

Selain itu, masyarakat diminta agar melengkapi diri dengan masker jika keluar rumah dan senantiasa mengikuti informasi serta arahan dari petugas. (Antara/ayp)