Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan AKP Jericho Lavian mengatakan running text tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, masyarakat yang mengetahuinya langsung heboh, sehingga sebagian sempat merekam videonya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dugaan sementara, itu dilakukan oleh orang lain di luar SPBU. Kemarin kita sudah cek papan videotron-nya itu dengan teknisi IT dari Pertamina. Sampai sore ini ada 6 orang yang diperiksa," ujarnya.
"Kita masih berupaya melakukan pendalaman lebih lanjut dengan memeriksa sejumlah saksi. Terhadap pelaku ancamannya pidana. UU mengenai penghinaan kepala negara bisa kita gunakan," bebernya.
Seperti diketahui, running text di papan totem SPBU di Kota Medan yang seharusnya memuat daftar harga BBM (Bahan Bakar Minyak) malah menampilkan kalimat hinaan yang vulgar kepada Jokowi dan Megawati.
[Gambas:Video CNN] (fnr/arh)